Skip to main content

Banyak Pilihan, Memudahkan atau Menyulitkan?

swatch pilihan warna di kulit orang lain. Enaknya kalo 'mampu' beli langsung banyak gituu..hehehe

Pilihan warna produk. Ini masih satu produk, gimana kalo banyak??? Belum merk yang lain  >,<

Keberagaman, katanya sih akan memudahkan konsumen memilih barang mana yang paling cocok untuknya. Karena semakin banyak pilihan, konsumen bisa memilih satu per satu produk mana yang bernilai paling sesuai dengan nilai yang diharapkan konsumen. Namun, menurut saya pribadi, kenyataannya justru sebaliknya. Semakin banyak jenis barang, konsumen akan semakin sulit memilih mana yang paling baik untuk dirinya. Ataukah hanya saya saja yang merasakan demikian?

Jujur, saya adalah konsumen yang labil. Saya mudah sekali tergoda dengan iklan, yang umumnya menawarkan value produk yang menggiurkan. Intinya saya sering jadi korban iklan deh. Bisa dibilang, saya bukan konsumen loyal, yang akan memakai satu produk tertentu jika cocok. Saya cenderung akan mencoba produk lain walaupun sudah cocok dengan satu produk dan akan terus begitu sampai saya sadar bahwa tidak ada produk yang secocok produk pertama. Bisa dibayangkan betapa labilnya saya? Hehehee..

Ada satu kegiatan yang paling membuat saya kesal dalam hal 'banyak pilihan' ini, yaitu ketika ingin membeli produk kosmetik via online. Kenapa online? Karena lebih murah. Kenapa bingung? Karena terlalu banyak pilihan. Ada banyak sekali produk, dan masing-masing produk memiliki warna yang berbeda. Sulitnya ketika membeli kosmetik online adalah kita tida bisa mencoba langsung ke kulit kita dan melihat kecocokannya. Tidak seperti ketika membeli baju via online yang hanya lihat model, deskripsi produk, ukuran dan membandingkan harga dari satu toko ke toko lain, ketika membeli kosmetik online kita juga harus melihat review dari forum satu ke forum lain, bahkan mencari swatch warna kosmetik yang ada. Namun, sayangnya kulit tiap orang berbeda.

Yang membuat saya heran, dengan semua kerempongan itu, mengapa saya masih mau membeli kosmetik via online? Jawaban saya yang pasti, karena harganya jauh lebih murah daripada membeli via offline. Padahal, in my humble opinion, membeli kosmetik via online sejatinya justru akan menghabiskan lebih banyak uang kita. Mengapa? Karena akan menstimuli kita membeli beberapa warna sekaligus dengan asumsi 'sekalian ongkirnya deh,daripada beli satu ternyata warnanya nggak cocok?' Selain itu membeli kosmetik via online cenderung membuat kita memebeli dua kali, jika terlanjur beli satu atau beberapa ternyata nggak cocok dengan jenis atau warna kulit kita.

Menurut saya, semua itu pada dasarnya akibat begitu banyak pilihan produk di sekitar kita. Coba hanya tersedia satu produk atau beberapa produk dengan satu macam warna saja. Kita kan tinggal memilih berdasarkan harga, atau berdasarkan merk, atau dasar penilaian kita yang lain.
Jadi, apakah banyak pilihan selalu berarti baik??

Comments

  1. haha,nek bikin marketing plan,jangan terlalu banyak pilihan makane ri..malah bingung [kalo konsumennya aku]..hhe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

My Night Skincare Routine Series 3 - L'oreal White Perfect

Assalamualaikum..
Yeaaah, finally we come to the last step of my skincare routine before bed :3 Oya, saya nulis serial ini murni saya sharing produk yang fine-fine aja di kulit saya sejauh ini dan emang saya merasa kulit jadi lebih bersih dan cerah aja. Jadi mungkin bisa jadi referensi teman-teman yang lagi cari-cari skincare sebelum tidur^^ Hehehe
Oke, cukup sudah prolog nya yaa.. Saya mulai review night cream yang saya pakai, yaitu L'oreal White Perfect. Sebelum ini, night cream yang pernah saya pakai hanya night cream racikan dokter kulit saya kalau kulit saya sedang bermasalah. Kalau lagi oke sih, saya ga pakai night cream. Dulu pernah saya coba Elicina, snail cream gitu, sebagai night cream saya. Tapi saya rasa itu terlalu 'thick' teksturnya, jadi kerasa ga nyaman aja gituu, bikin males pakai. Hehe

Lalu suatu hari saya ke konter L'oreal barengan beli Pre-essence itu, saya beli night cream ini. Lagi diskon kan ceritanya. Dan saya pikir, saya pake serum, pre-essenc…

Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask Review

Assalamualaikum... Hai haii, I'm coming again with another review^^ Kali ini yang mau saya bahas adalah masker Innisfree yang kayaknya heits bingits, Jeju Volcanic Pore Clay Mask. Bahkan yang baru ada yang judulnya Super Volcanic Pore Clay, tapi saya baca review beauty blogger lainnya itu lebih buat yang super oily skin. Saya ga super oily jadi ga pake yang super volcanic deh.. Oya, dulu sempet yang happening itu masker ini tapi yang tipe hard. Saya sendiri belum pernah coba dulu yang hard, tapi katanyaa bikin jerawat cepet kempes. Jadi apakah yang soft ini juga hebring buat jerawat? So, check it out^^
 This Jeju volcanic scoria clay mask intensively adsorbs sebum and clarifies skin pores.
About Jeju volcanic scoria This pure and rare ingredient, formulated from solidified lava caused by volcanic eruptions in Jeju island, adsorbs impurities and sebum that are deeply embedded within skin pores.
Directions: After cleansing and refining skin with toner, gently smooth over entire fac…

Make Over Perfect Cover Creamy Foundation Review & Masami Shouko Puff (Short Review)

Assalamualaikum.. Hellooo, ga bosen-bosen kan sama review saya? Mangaaap, belakangan yang saya post di blog review-review meluluu.. Yang saya lihat belakangan ini ya cuma kosmetik ini, ga ada kejadian atau cerita aneh bin ajaib yang asik ditulis.. Jadi, maklumi yaa.. Tunggu tanggal mainnya, akan ada DIY Project, yang entah gagal atau berhasil bakal teteup saya post di sini. Sekarang masih processing, so please be prepared yaaa..  *spoiler*
Sebenernya saya udah lama ngincer brand Make Over, tapi baru kali ini ada kesempatan nyobain. Karena kebetulan foundie saya udah habis lagii, jadilah yang saya coba adalah foundationnya. Sebelumnya foundation yang pernah saya pakai adalah Wardah yang luminous liquid sama NYX HD Studio, dimana mereka semua liquid dan coveragenya medium. Udah bagus sih, cocok buat sehari-hari. Tapi karena saya sekarang merasa BB Cream udah cukup buat sehari-hari, makanya beli foundie 'agak berat' buat kalo ada acara-acara. That's why, yang saya pilih adal…