Friday, 29 August 2014

Sewing Class (Background Story)

Assalamualaikum..
Hai semuaa.. Sejak hari ini saya ingin tiap jumat/sabtu rutin nulis semacam diari tentang kelas menjahit yang saya ikutin. Ini hari pertama saya ikut kelas menjahit dan... IT WAS FUN! Kok tiba-tiba saya ikut kelas menjahit? Kok bukan kelas make up atau salon? Hahaha, oke saya cerita dulu yaa *ge er banget, kaya ada yang mau baca aja :p*

Bener sih, saya sukaa banget make up mainan alat lenong. Tapi saya rasa itu passion yang sampai saat ini hanya untuk konsumsi hobi saya aja. Sedangkat menjahit, saya pikir adalah my another passion that can be used for others. Nah, gegara sekarang status saya masih jobseeker dan belum meningkat menjadi officer, saya pengen isi waktu dengan hal-hal berguna. Minimal, saya pengen punya hard skill yang siapa tahu bermanfaat untuk hidup saya kelak. Pilihan saya jatuh pada skill menjahit.

Kebetulan, sekitar dua tahun ini saya punya bisnis kecil-kecil-an produksi dan jual sarung tangan motor praktis yang built-in di motor. Susah bayanginnya? Saya juga susah jelasinnya. Intinya, sekitar 2 tahun ini saya mempunyai penghasilan dari dunia jahit-menjahit yang walaupun ga seberapa hasilnya, tapi dia masih stabil berjalan. Kemampun menjahit saya juga ga seberapa, inipun saya belajar otodidak karena terpaksa ga nemu penjahit yang mau menjahitkan dengan upah 'standar' saya. 

Setelah lamaaa saya bisanya menjahit sarung tangan, mulai melebar saya pengen bisa bikin semacam pouch. Saya youtube-ing, dapet tutorial, tapi jadinya ga keren. Bisanya saya pakai jadi kantong buat mukena, hihihi

Tapi ga berhenti di situ, saya pengen bisa jahit lebih dari sekedar sarung tangan. Karena saya katrok dan gatau les modes di Surabaya yang ekonomis dan praktis dimana, saya minta tolong diajarin mbak penjahit langganan saya. Awalnya sih, karena saya pengen jahitin baju, tapi mbak penjahit suka lamaaa banget selesaiinnya. Si Mbak dengan senang hati mengajari saya dengan singkat dan padat, tapi saya sendiri yang sungkan karena jadi sering mengganggu waktunya. Dari belajar sama si Mbak, jadilah sepotong kemeja dan sepotong rok. Bangga sekali rasanya, walaupun jika dikira-kira, hasil kerja saya di situ cuma 60%, hehehe

Setelah beberapa lama, saya pengen lagi punya sebuah model rok. Sebenernya banyak sih dijual di pasaran, tapi saya pikir, di pasaran itu banyak juga yang ga sesuai keinginan saya, tapi kalau jahitin ke mbak penjahit, pasti luuuaaamaaa jadinya. Saya nekat deh beli kain dengan ukuran kira-kira dan jenis kira-kira. Cara menjahitnya juga saya kira-kira sama dengan rok sebelumnya yang saya jahit sama mbak. Serba kira-kira deh pokoknya. Syukurlah rok jadi, entah di mata orang lain bagaimana, tapi di mata saya itu udah keren banget. Walaupun ga rapi di sana-sini, tapi masih oke dipakai.

Saya mulai ketagihan pengen jahit lainnya lagi. Saya coba bikin semacam bolera dengan pola mirip kemeja dan sedikit modifikasi sana-sini, sedikit nyontek outer yang saya korbankan untuk dibongkar. Jadi sih, tapi aneh, hahaha. Akhirnya saya bertekad untuk ikut kelas menjahit!

Saya rasa ini skill yang berguna. Bisa jadi hard skill saya, plan B jikalau plan A buntu, minimal bisa jahitin kancing baju suami (di masa depan) kekeke  atau jadi ibu rumah tangga yang bisa ikut suami kemana-kemana dan ga cuma ndomblong di rumah *smirk*

Nah, inilah cerita panjang saya tentang penemuan hobi baru saya^^

Thank you udah mampir sini,
Best Regards,
Hana

Etude House TOC!S Review

Assalamualaikum..
Halo halo semuaa.. Menjelang weekend ini saya pengen sharing tentang produk skincare baru saya, yang baru beberapa kali saya coba dan saya merasa cocoook banget pakainya.. Makanya pengen nih langsung saya share di sini, bagi-bagi racun cantik buat kamyuuu :p

Ini diaaa, Sparkling Toc!s All In One Gel. Langsung aja yuuuk kita bahas....

Sebenernya saya kurang paham betul sih ini fungsi, cara pakai, lalala nya gimana. Karena waktu saya beli, saya belum nemu review tentang produk ini. Tapiii, deskripsi '7 days Skin Clarifying Project' langsung nyantol di mata, ga pakai lama saya memutuskan untuk beli. Dasarnya saya selalu suka kalap liat skincare yang menjanjikan kulit sehat dan terawat dan bebas dari segala kusam dan teman-temannya *kebanyakan dan-nya ya?Ah, biarin deh*

Saya pikir, beli dulu, nanti deskripsi lebih jelas dan cara pakai pasti ada di kemasan. Saya percaya, Etude House pasti melampirkan deskripsi English, not full Hangeul like few other brands.

Kemasannya box plastik transparan. 
Ternyata, saya keliru. Di box, TIDAK ada tulisan bahasa Inggris, kecuali sedikit deskripsi singkat, direction to use, sama ingredients. Maaf saya lupa fotoin bagian samping-samping box, jadi saya tulis aja yaa english partnya..

 *Etude House*
*Sparkling Toc's All in One Gel*
This is a skin clarifying 7-days gel than enhances the skin's natural transparent glow with its Sparkling Water and Lemon extract.
[Direction] Put a certain amount on your palm and massage on your face and neck for absorption
[Caution] For external use only. Avoid contact with eyes. Keep out ofreach of children. Discontinue use if signs of irritation and/or rash appear.
[Ingredients] ...........  *males nulis bahan banyak banget, ini mata udah jureng*

Jujur saya kecewa dengan packaging produk Etude House ini. Selain minim deskripsi Inggrisnya, kotaknya yang TRANSPARAN dan tulisan warna BIRU MUDA, mana kecil-kecil kaya semut, bikin semua tulisan itu susah dibaca. SUSAH BANGET! Dan sebenernya ada part menarik dengan tulisan 'checklist' yang saya pikir isinya tentang kandungan utama atau keunggulan produk (yang bisa bikin makin semangat pake), tapi all written in Hangeul huhuhuu.. Haruskan belajar tulisan dan Bahasa Korea dulu??

Apa mungkin karena kotaknya yang kecil ya, jadi mereka kepaksa ngirit kata-kata biar tulisannya cukup? Ah, entahlah..

Oke, next....

Depan dan belakang botol. Kecil ya?
Isinya 130 ml. Kelihatan gak itu ada bintik-bintik kuningnya? Mungkin itu lemonnya ya? Lucu deh, bawaannya pengen ngobok-ngobok. Di bagian belakang botol ada seperti strip ukuran. Jujur saya ga paham itu untuk apa. Setiap 7 strip ada angka 7. Mungkin untuk ngitung 7 harinya ya? Masalahnya, sehari saya pakai tidak akan berkurang satu strip. Ga kebayang deh kalau sampe satu-strip-satu-hari, kaya raup gel dong? Aduh, bahasa Indonesia nya raup apa ya? Cuci muka? Hahahaha, semoga paham ^^v

Oya, tutupnya itu tutup putar. Saya ga suka sama tutupnya karena ga bisa menutup rapat, kaya lemah gituu. Jadi khawatir kalo botolnya ngguling, jangan-jangan tumpah? Soalnya waktu Toc's ini baru sampai rumah, emang ada yang tumpah keluar dari botol T.T

Ini tekstur gel-nya
Hampir sama kaya Nature Republic Aloe Vera 92% Gel. Ini lebih encer sedikit. Tapi intinya sama lah sama NR itu. Dia dilengkapi spatula jadil ga perlu ngobok-ngobok. Aromanya seger lemon, ada cooling sensation begitu di apply ke wajah. Tapi ga ada cekit-cekit soda kok, entah kalo dijilat kekeke. Di massage lembut ke wajah, ga lama banget tapi ga langsung juga, dia bakal terserap. Kalo di saya sih, kerasa melembabkan dan efek glowing sehatnya. apalagi setelah lama, kemudian entah saya mandi atau wudhu, kebasuh air, glowing kulit saya tetep terpancar *wuss.

Maap yeee, males gerak jadi jilbaban selimut aje yee, hehehe
Saya rasa produk ini beneran memunculkan cahaya alami kulit kita. Mungkin karena dia melembabkan ya? Sparkling water itu juga bermanfaat untuk memunculkan natural glow di wajah. Saya pernah lihat video Pony's Beauty Diary, dia cuci muka pakai air soda! Jadi, produk ini patut banget dicoba ^^d

Pros:
- Memunculkan natural glow kulit kita
- Merawat kulit kusam
- Mencerahkan
- Melembabkan
- Aromanya segar lemon
- Soothing & cooling effect

Cons:
- Packagingnya kurang secure untuk produk gel macam ini
- Ga ada keterangan Inggris yang lebih rinci di kemasan
- Kecil
- Sepertinya ga sukanya saya lebih kepada packagingnya sih ._.

Best Regards,
Hana

Sunday, 24 August 2014

Ariana Grande - Problem [Lyric + Make Up Inspired!]

PROBLEM

[Rap] Uh huh! It's Iggy Iggs! I got one more problem with you girl
One less, one less! Aye, problem

Hey baby even though I hate ya! I wanna love ya, I want you
And even though I can't forgive ya, I really want ta, I want you

Tell me, tell me baby, why can't you leave me?
Cause even though I shouldn't want it, I gotta have it, I want you

Head in the clouds, got no weight on my shoulders
I should be wiser and realize that I've got

[Rap] One less problem without ya, I got one less problem without ya....

I know you're never gonna wake up, I gotta give up, but it's you
I know I shouldn't ever call back, or let you come back, but it's you
Every time you touch me and say you love me
I get a little bit breathless, I shouldn't want it, but it's you

Head in the clouds, got no weight on my shoulders
I should be wiser and realize that I've got

[Rap] One less problem without ya, I got one less problem without ya....

[Iggy rap...]

Sorry for not writing all part of the song. But really, I only like Ariana's part, kekeke

Belakangan, saya suka banget denger lagu ini. Keren suaranya bisa tinggi banget. Dan video klipnya.. Hmm, Ariana was so cute! her dance, her move... Meant to be sexy.. But yeah, sexy but still cute..

Make up minimalis. Like a barbie with minimum make up, imo. Emang dasarnya wajah dia imut yaa, matanya bulet, pipi tirus, hidung mancung. Kulit dia tanned, bagus dengan bronzer doang. 



Jadilah saya pengen make up kaya dia. Saya pikir gampang ya, cuma pake shading, eyeshadow coklat, lipstik nude. Tapi saya salah. Susaaah banget. Dan gara-gara bikin make up inspired Ariana ini, saya sadar pipi saya jauh dari kata tirus ._.

Jadi maklumi yaa segala salah dan kekurangan dalam make up inspired kali ini ._.

Jangan ditimpuk yaaa.. Timpuk duit aja bolehnyaa hihihi


Best Regards, 
Hana

Monday, 4 August 2014

Mr. Mr. [MV] Yoona Make Up Inspired

Assalamualaikum...
Udah bulan Agustus nih... Udah semangat belom nih menyambut HUT Kemerdekaan RI? Ga nyambung yak sama judulnya? Emang.. hehehe

Nah, sebenernya saya pengen bikin cover make up Yoona di mv Mr. Mr. Tapiiii.... kalo disebut cover kok kayanya jauh dari kemiripan.. Mungkin lebih tau diri kalo saya sebut aja 'inspired' yah ^^

Saya suka banget banget sama dance dan lagu Mr Mr ini. Makeup nya juga kereeen. Pake warna-warna berani dan bold tanpa kesan lebay atau apapun! Just perfect! Yang saya contek dikit ini make up Yoona.. Ga ada alasan ilmiah sih, cuma saya suka merhatiin Yoona di setiap mv. Mungkin karena dia center? Gatau deh..

source: Google
Yap, let's start.................
Disclaimer: Saya ga bertanggung jawab jika ada pembaca yang mabok liat foto selfie saya yang kebanyakan ^^v

Start with clean face, then moisturized well.
Kalo kulit lembab, foundie dll akan menempel lebih
sempurna^^

Bubuhkan foundation ke seluruh wajah. Usahakan se-
natural mungkin.

Karena wajah Yoona tirus, saya coba untuk shading pipi sampai rahang saya.
Lalu juga shading hidung supaya terlihat lebih mancung dan kecil.

*Tapi tampaknya semua usaha shading-menshading tidak sedikitpun mengubah bentuk wajahku mirip dengan Yoona punya. 

Bubuhkan eyeshadow warna gold dan sedikit orange yang bergliter. Lalu pulaskan eyeliner
hitam secara memanjang. Pulaskan di bagian bawah mata juga.
Oya, di bawah mata juga bubuhkan shadow warna gold yaa.

Paling terakhir dan poin terpenting nih: Lipstik warna merah! Saya amati, lipstik Yoona tidak murni warna merah sih, tapi ada sedikiiit hint warna pink. Jadi, saya campur deh lipstik merah dan pink. Tapi entahlah di kamera munculnya malah warna agak orange -,-"

Jadi dehhh....
 Oke, saya udah bilang ga mirip.. Jauh dari mirip malah.. Tapi kalo saya bilang 'inspired' masih cukup oke kan? Leave comment below ya for critics, I'll really appreciate it^^

Tools:


See Youuu^^

Thursday, 31 July 2014

Make Over Camouflage Cream Face Concealer & EyeLiner Pencil Review

Assalamualaikum..

Setelah kemarin saya nemuin foto review mask sheet di kamera, saya buka-buka folder ternyata saya juga udah bikin foto review Make Over Concealer dan eyeliner pensilnya. Ini dua produk udah lama saya punya, bikin review juga udah agak lama, tapi ternyata kemalasan saya kemarin meluap-luap yaa sampe belum ditulis di blog -,-"

Saya tertarik banget buat beli concealer ini, karena concealer lama saya udah lama banget dan kadaluarsa padahal belom abis. Nah, lihat muka saya yang ga flawless sama sekali, jadilah saya rasa saya membutuhkan concealer. 


Concealer dari Make Over ini terdiri dari lima warna: light beige, beige, light green, light purple, dan brown orange. Masing-masing punya fungsi sendiri-sendiri yang menjanjikan all flaws ketutup jadi sempurna. Walaupun saya bukan MUA dan belom ngerti banget masalah warna-warna untuk conceal wajah, saya tertarik dong untuk cobain... Harganya juga bersahabat ini, sekitar Rp 125.000 kalau ga salah. Saya beli di Matahari Department Store Tunjungan Plaza.


Kemasannya dilengkapi semacam spons di dalamnya, jadi rasanya
safety banget, aman dari keretakan dan benturan

Dilengkapi kaca dan kuas untuk apply concealer cream nya.
Untuk yang bingung cara pakainya, saya kasih deskripsi warnanya di bawah yaa.. Semua tertulis di bagian belakang produk kok..
1. Light beige (krem muda): berfungsi sebagai tint/highlight area mata
2. Beige (kecoklatan) : menyamarkan noda/bekas jerawat
3. Light green (hijau pupus): menyamakan tone warna kulit yang kemerahan
4. Light purple (ungu muda): memberikan efek cerah pada kulit kusam
5. Brown orange (orange kecoklatan): untuk memberikan efek cerah pada kulit gelap atau bisa digunakan sebagai base blush on (membentuk area tulang pipi)

Saya kasih contoh penggunaannya yaa.. Harap maklum kalo abal-abal tutorialnya, saya juga belajaran #blush

you see those acne scars, spider vein, dark circles etc?

Saya apply concealer beige di bekas jerawat, light green
di spider vein daerah pipi, brown orange di samping hidung
(untuk shading), lalu blend

Quite helpful! Tinggal ditumpuk bedak and DONE!
Kalau ingin coverage yang lebih tinggi, sebelum concealer
bisa pakai foundation dulu^^
Menurut saya sih, concealer ini OKE BANGET! Untuk saya aja yang masih newbie dalam per-make-up-an udah cukup bagus coverage nyaa, apalagi untuk yang udah pro, pasti jadi flawless deh..

Selain concealer ini, sekalian aja deh ya saya bahas eyeliner pensilnya. Cekidot.....

Yang saya punya adalah varian Black Jack.
Bener-bener bentuk pensil yang harus diraut, bukan auto pensil

Warna hitamnya pekat. Bagus banget.
Teksturnya gel, gampang banget bikin garisnya, ga perlu digaris berulang-ulang

waterproof

Tapi ga smudgeproof :(

Yang saya ga suka dengan pensil ini, dia besar gitu diameternya, jadi susah untuk bikin garis tipis-tipis. Lalu kalau goyang dikit, udah deh berantakan itu garis keliatan banget. Dasarnya saya ga terlalu suka sih eyeliner bentuk pensil. Auto pensil masih oke, tapi kalo rautan,nope.. Tapi tiap orang seleranya beda-beda yaa ^^

Ya deh, gini aja dulu review kali inii.. Maap ye review borongan gini. Keburu lupa dan foto tertimbun percuma, kekeke

Regards,
Hana

Mask Sheet (MBD, LUS, Too Cool For School)

Holalahooo..
Sebulan ga nulis sama sekali nih, gara-gara wira-wiri perantauan-rumah mulu.. Waktu luang pun pengennya bobo, nonton film, nonton tv.. pokoknya ga sempet poto-poto, bikin tutorial, bahkan ngeblog pun kebablas..

Di hari terakhir bulan Juli ini akhirnya saya sempetin buat nulis sesuatu di sini. Dan ternyata di kamera nemu beberapa photo review mask sheet yang saya coba belakangan, akhirnya saya putuskan menulis tentang itu aja yaa...

Nah, kalau ditanya mana yang lebih oke antara masker yang berbentuk tisu, cream, clay, dll, saya akan menjawab semua oke, tergantung kebutuhan. Kalau saya sih, saat kondisi kulit cenderung kering, kusam, dehidrasi, dan butuh banyaaak nutrisi, saya akan pilih masker berbentuk tisu (mask sheet) karena mask sheet mengandung banyak sekali essence yang akan menutrisi kulit yang lagi capek. Sedangkan saat kondisi kulit sedang kusam, berminyak, pori-pori besar, bermasalah, saya akan lebih memilih menggunakan clay mask/gel mask. Karena menurut saya masker yang berbentuk cream/clay akan berfungsi juga membersihkan pori-pori, mengencangkannya, healing masalah-masalah kulit, dan menyerap minyak berlebih di wajah.

Nah, sekarang yang akan saya bahas adalah mask sheet yah. Karena jujur aja belum ada perkembangan clay mask yang saya pakai akhir-akhir ini setelah Innisfree Jeju Volcanic Clay Pore Mask yang pernah saya review dulu. Seringnya pakai mask sheet yang saya beli sendiri dan beberapa dikasih teman. Oke, lets start...

1. My Beauty Diary Mask Sheet (MBD)
Ini adalah  mask sheet yang saya sukai. Simply, karena harganya terjangkau dan variannya bermacam-macam. Jadi saya bisa beli beberapa varian dan pakai bergantian tanpa takut kantong bolong. Yang jual MBD juga banyak banget di online shop, jadi gampang kalau mau beli.

Untuk kualitas, oke banget. Saya beberapa kali pakai MBD, varian macam-macam (tapi saya lupa ._.) dan ga bikin breakout atau bruntusan di kulit saya. Fyi, kulit saya gampang jerawatan kecil-kecil kalau kena produk skincare/kosmetik yang agak 'thick', jadi suka takut pakai masker-maskeran bentuk cream, gel, dan semacamnya yang basah-basah. Tapi MBD do well on my skin.


Kemasannya girly dengan aksen renda di bawah, warna kuning lembut.
Simple tapi cantik

All written in Chinesse character, except for the ingredients :(
Sebelumnya, terlihat kulit saya lagi oily tapi dehidrasi dan kusam
Abaikan semua redness, dark spot dll ituu ._.

See the difference?

2. Lovely Your Skin (LUS)
Jujur aja, saya ga pernah tahu sebelumnya brand LUS ini. Sempat curiga jangan-jangan ini produk abal-abal, yang mengatasnamakan Korea aja. Lihat packagingnya aja udah ga menarik, namanya juga aneh. Pokoknya ga bisa dipercaya.

Ini saya ga beli sih, tapi dikirimi oleh sahabat lama saya Riessa (semoga dia baca namanya ku-mention di sini *so what?*. Intinya, karena saya dapet gretongan, sayang dong kalo ga diincip? Alhasil saya browsing brand LUS ini, siapa tau ada peringatan atau apa gitu kan kalo ini abal?

Tapi ternyata GA ADA. Beberapa review yang saya baca bilang ini mask sheet murah banget (jangan tanya harganya, kalo ngotot tanya, saya bilang GRATIS!) dan tisunya ini penuh essence. Baca keras-keras: Penuh! Kalo kata Jupe sih, sampe tumpeh-tumpeh *jitak*

See? Kemasannya ga menarik kan?
Saya dapet tiga varian LUS dari temen saya, semuanya sama.
Cuma beda warna dan tulisan varian itu aja. Selebihnya?
PERSIS!

Ada english descriptionnya, juga how to use nya
there's written Made in Korea,
but.. who knows?

Dan serius, essence-nya BANYAK BANGET!
Sampe netes-netes kemana-mana
Ukuran tisunya juga pas sama wajah, ga kebesaran kaya
banyak mask sheet lainnya^^
Glowing, smoother, brighter. Sukaa!!
Di luar ekspektasi saya yang tadinya underestimate gara-gara
packaging yang ga oke dan brand yang aneh :p


3. Too Cool For School Butterfly Mask
Ini masker yang lain dari yang lain. Sebelumnya, saya belum pernah cobain masker khusus untuk daerah tertentu dari wajah, jadi penasaran deh cobain masker ini.

Bentuk masker ini lucu, seperti kupu-kupu. Dipakai khusus untuk applezone atau daerah pipi. Fungsinya untuk apa sebenernya saya kurang jelas, karena ga ada bahasa inggrisnya. Browsing pun ga nemu, karena kayanya ga terlalu booming deh masker ini. Kekeke

Packagingnya simple, perpaduan biru muda dan putih memberi
kesan bersih.

All written in Hangeul, so no comment ._.
  
Ada plastik pelapisnya

My applezone area before the mask applied on

Lucu yaa bentuk sayap kupu-kupu ^^

After.
Terlihat lebih lembab dan cerah. Mengecilkan pori? Nope.

Tapiii saya ga cocok sama masker ini. Begitu saya pakai masker ini, besoknya muncul jerawat :(
Dua kali saya pakai, dua kali muncul jerawat. Jadi kesimpulannya, emang ga cocok kulit saya sama masker ini.


Okay then. Selesai sudah review saya tentang beberapa mask sheet yang saya coba belakangan ini.. Selain masker di atas, ada juga mask sheet punya Etude House yang juga oke dan saya cocok, cuma ga bikin reviewnya ^^v Pernah beberapa kali cobain mask sheet semacam Nu Face, Ovale, dll yang dijual di supermarket/drugstore, tapi saya ga terlalu ngeh dan ga bikin reviewnya.

Oya, another info, mask sheet ini bisa jadi alternatif buat kamu yang lagi males-malesnya raway kulit dan ga mau ribet. Tinggal pasang mask sheet pada malam hari setelah kamu selesai bersihin muka dan siap bobo, udah deh sambil tiduran kamu pakai aja mask sheet. Jadi ga kerasa kan ribetnyaa..Hehehe

Regards,
Hana

Saturday, 5 July 2014

Menuju PilPres 2014

Halooo semuaa..selamat menunaikan ibadah puasa yaa buat yg menjalankan^^
Udah mau seminggu nih puasa Ramadhannyaa,ga kerasa..ada yang udah bolong??kekeke

Di bulan Ramadhan ini juga pas banget diberlangsungkan Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2014.. Udah ada ketetapan hati nih mau milih yang mana?atau malah golput?

Semakin ke belakang,saya semakin sering dengar celetukan 'ahh dua-duanya sama ajaa..golput ajaa ah' atau 'siapapun presidennya,ga akan ada perubahan ini negara kita,ga usah milih deh sekalian'

Ini belum-belum kok udah pesimis? Bukannya kalo golput tandanya kita bahkan ga berusaha buat bikin perubahan itu sendiri? Gimana ada perubahan kalo berusaha jadi lebih baik aja nggak? Ini nih yang menurut saya paling salah..

Entah pilihan mana yang lebih baik menurut kamu, pilihlah sambil berdoa semoga benar-benar membawa negara kita ke arah lebih baik.. Yang saya tahu dari bekas-bekas mata kuliah saya yang masih tersisa di otak,kita dilarang menghilangkan satu keburukan kecil dengan keburukan yang lebih besar. Artinya?

Kalo kita golput dengan pikiran 'ahhh sama ajaa..daripada milih ternyata ga baik?' Oke, kalo kita salah pilih caprea yang ga kompeten, oke itu buruk. Tapi kalo kita ga milih? Apakah akan membawa kebaikan? Menurut saya, kalo golput, justru kemungkinan Indonesia jadi lebih baik semakiiiin kecil. Lebih buruk kan? So, menurut saya dengan dasar tadi, golput ini tidak bisa dibenarkan. Jangan golput dong yaa.. Mau kan Indonesia jadi lebih baiiiik, lebih dihormati dan dihargai, tidak lagi tertindas, rakyatnya cerdas dan sejahtera jasmani rohani? So, make a move!!

Oke,saya ga paham politik. Debat capres-cawapres juga ga pernah nonton, males ikutan emosi. Saya hanya berpikir simpel sejauh keyakinan saya saja. Boleh kan saya sharing keyakinan saya, mungkin bisa jadi poin baru pertimbangan buat milih?

Kebetulan, skripsi saya waktu itu tentang kepemimpinan. Dari situ saya paham, untuk memilih pemimpin, pilihlah pemimpin yang ga minta jabatan. 'Lhah, ga minta jabatan, ga boleh nyalonin dong? Gimana bisa milih?' Dulu itu yang saya pikirkan. Tapi sekarang saya mulai mengerti, ga minta jabatan bukan berarti ga nyalonin jadi pemimpin. Di sini saya kasih contoh Bu Risma, walikota Surabaya.

Beliau menjadi pemimpin, tapi bukan jabatan yang beliau cari. Terlihat sekali dari cara beliau membuat keputusan, rasa takutnya mengecewakan rakyatnya.. pokoknya kelihatan lah, menurut saya pribadi. Dan, lihat aja. Seberapa besar dukungan rakyat kepada beliau? Betapa berani beliau membuat keputusan yang diyakininya benar, ga goyah takut ini-itu. Di situ terbukti, seorang pemimpin yang tidak meminta jabatan, Tuhan lah penolongnya. Dan jabatan itu ga akan memberatkan dirinya.

Tapi, semisal ada pemimpin yang memang hanya cari jabatan, yaa dia akan diberatkan oleh jabatannua. Di pikirannya, bukan tanggung jawab untuk Tuhan dan rakyat, tapi takut salah langkah dan kehilangan jabatan. Period.

Nah, dari capres-cawapres  yang ada, saya pribadi udah bisa lihat. Mana yang 'cari jabatan' aja dan mana yang emang pengen jadi pemimpin untuk mengabdi. Orang yang benar-benar mau mengabdi pada rakyat, menurut saya, tidak perlu harus tampak baiik, nurutin semua kemauan rakyat, atau melakukan hal dengan sempurna. Tapi KOMITMEN untuk menjalankan tanggung jawabnya melakukan yang terbaik (yang kadang tidak selalu tampak baik), berani, dan tegas.

Indonesia tidak perlu sosok presiden yang memanjakan. Rakyat kita PERLU pemimpin yang tegas. Kita sudah terlalu lama terlena, manja, maunya semua kekurangan dipenuhi oleh pemerintah. Sedikit-sedikit protes, demo, marah, ngrusak properti umum dan pribadi. Mau jadi apa kalau pemimpin berikutnya ga tegas, maunya nurutin semuaaa kemauan rakyat? Yang ada, negara kita semakin tidak terarah dan berantakan. Dan peluang 'terjajah' secara mental semakin besar.

Saya ga kampanye, ga memaksa untuk milih salah satu calon. Saya yakin, demokrasi di indonesia masih bebas dan rahasia. Saya hanya mengajak untuk berpikir sebaik-baiknya untuk menentukan pilihan capres-cawapres dan JANGAN GOLPUT!

Semoga pilpres 2014 yang pas banget Ramadhan ini membawa berkah untuk negara kita Indonesia tercinta. Untuk menuju Indonesia yang lebih baik^^
Aamiin..