Skip to main content

Tentang Cita-Cita dan Masa Depan

Topik di atas adalah topik yang dilematis sekali bagi saya. Sejak dulu saat baru lulus SMA hingga sekarang saya lebih suka menjawab pekerjaan apa aja yang penting nyantai, tidak terikat waktu, jadi mudah untuk jadi part-timer sebagai ibu rumah tangga (#ehh?). Tapi, pekerjaan seperti apakah yang seperti itu? Dimana-mana, yang namanya bekerja yaa harus keras, disiplin, apalagi di zaman sekarang ini dimana sulit sekali mencari sesuap nasi untuk keluarga. Hehe..

Dulu sekali, ketika saya masih SD, orang tua saya suka menasehati saya supaya rajin belajar, jadi pintar, supaya nanti saya tidak perlu mencari kerja, tapi pekerjaan yang mencari saya. Saya baru paham sekarang, kalau sebagai manusia, kita harus punya diferensiasi, sesuatu keunikan yang tidak dimiliki orang lain, sehingga akan membuat kita dibutuhkan. Sama dengan sebuah produk, dimana setiap produk harus mempunyai kelebihan supaya konsumen mau membelinya. Untuk mendapatkan diferensiasi itu, kita harus memiliki keahlian yang bisa kita dapat dari proses belajar terus menerus.

Nah, sekarang saya coba untuk bertanya ke diri sendiri, bisa apakah saya? Saya sendiri bingung, sebenarnya keahlian saya apa? Bakat saya apa? Jujur saja, saya adalah tipe orang yang mudah sekali berubah-ubah, dalam artian memiliki banyak sekali kesukaan. Tapi ketika saya sedang asyik fokus dengan sesuatu, kesukaan saya yang lain bisa saya lupakan. Fleksibel memang, tapi akhirnya saya tidak memiliki sesuatu yang benar-benar saya tekuni dan saya baru menyadari sekarang, saat hampir tiba waktunya saya terjun ke dunia kerja yang penuh persaingan. Tapi, ya, sudahlah, belum terlambat untuk memperbaiki diri. Masih banyak waktu untuk kita terus menggali potensi diri dan belajar lebih banyak lagi. Bukankah ada hadis Nabi yang mengatakan, "Carilah ilmu sampai ke negeri Cina"?

"Maka, mari kita terus belajar dan menggali potensi diri kita. Semakin awal kita memulainya, semakin baik. Semakin banyak potensi diri yang tergali, akan semakin banyak diferensiasi yang kita miliki, maka semakin besar pula peluang kerja kita. Bukankah bekerja di bidang yang disukai adalah yang terbaik?"

Comments

Popular posts from this blog

My Night Skincare Routine Series 3 - L'oreal White Perfect

Assalamualaikum..
Yeaaah, finally we come to the last step of my skincare routine before bed :3 Oya, saya nulis serial ini murni saya sharing produk yang fine-fine aja di kulit saya sejauh ini dan emang saya merasa kulit jadi lebih bersih dan cerah aja. Jadi mungkin bisa jadi referensi teman-teman yang lagi cari-cari skincare sebelum tidur^^ Hehehe
Oke, cukup sudah prolog nya yaa.. Saya mulai review night cream yang saya pakai, yaitu L'oreal White Perfect. Sebelum ini, night cream yang pernah saya pakai hanya night cream racikan dokter kulit saya kalau kulit saya sedang bermasalah. Kalau lagi oke sih, saya ga pakai night cream. Dulu pernah saya coba Elicina, snail cream gitu, sebagai night cream saya. Tapi saya rasa itu terlalu 'thick' teksturnya, jadi kerasa ga nyaman aja gituu, bikin males pakai. Hehe

Lalu suatu hari saya ke konter L'oreal barengan beli Pre-essence itu, saya beli night cream ini. Lagi diskon kan ceritanya. Dan saya pikir, saya pake serum, pre-essenc…

Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask Review

Assalamualaikum... Hai haii, I'm coming again with another review^^ Kali ini yang mau saya bahas adalah masker Innisfree yang kayaknya heits bingits, Jeju Volcanic Pore Clay Mask. Bahkan yang baru ada yang judulnya Super Volcanic Pore Clay, tapi saya baca review beauty blogger lainnya itu lebih buat yang super oily skin. Saya ga super oily jadi ga pake yang super volcanic deh.. Oya, dulu sempet yang happening itu masker ini tapi yang tipe hard. Saya sendiri belum pernah coba dulu yang hard, tapi katanyaa bikin jerawat cepet kempes. Jadi apakah yang soft ini juga hebring buat jerawat? So, check it out^^
 This Jeju volcanic scoria clay mask intensively adsorbs sebum and clarifies skin pores.
About Jeju volcanic scoria This pure and rare ingredient, formulated from solidified lava caused by volcanic eruptions in Jeju island, adsorbs impurities and sebum that are deeply embedded within skin pores.
Directions: After cleansing and refining skin with toner, gently smooth over entire fac…

Make Over Perfect Cover Creamy Foundation Review & Masami Shouko Puff (Short Review)

Assalamualaikum.. Hellooo, ga bosen-bosen kan sama review saya? Mangaaap, belakangan yang saya post di blog review-review meluluu.. Yang saya lihat belakangan ini ya cuma kosmetik ini, ga ada kejadian atau cerita aneh bin ajaib yang asik ditulis.. Jadi, maklumi yaa.. Tunggu tanggal mainnya, akan ada DIY Project, yang entah gagal atau berhasil bakal teteup saya post di sini. Sekarang masih processing, so please be prepared yaaa..  *spoiler*
Sebenernya saya udah lama ngincer brand Make Over, tapi baru kali ini ada kesempatan nyobain. Karena kebetulan foundie saya udah habis lagii, jadilah yang saya coba adalah foundationnya. Sebelumnya foundation yang pernah saya pakai adalah Wardah yang luminous liquid sama NYX HD Studio, dimana mereka semua liquid dan coveragenya medium. Udah bagus sih, cocok buat sehari-hari. Tapi karena saya sekarang merasa BB Cream udah cukup buat sehari-hari, makanya beli foundie 'agak berat' buat kalo ada acara-acara. That's why, yang saya pilih adal…