Renungan dalam Lagu [In Pieces - Linkin Park]

Sedang enak-enaknya browsing, laptop saya menyanyikan lagu In pieces yang dibawakan oleh Linkin Park. Sejak lama saya suka lagu ini karena isinya seperti jleb pas kena hatiku. Yeah, saya tipe orang yang  sangat suka mendengarkan lagu dan menjadikan beberapa diantaranya sebagai soundtrack drama hidup saya. Hehehe..

Telling me to go
But hands beg me to stay

Your lips say that you love
Your eyes say that you hate

There's truth in your lies
Doubt in your faith
What you build you lay to waste

This truth in your lies
Doubt in your faith
All I've got's what you didn't take

[Chorus]
So I, I won't be the one
Be the one to leave this
In pieces

And you
You will be alone
Alone with all your secrets
And regrets

Don't lie
[End Chorus]

You promise me the sky
Then toss me like a stone

You wrap me in your arms
And chill me to the bone

There's truth in your lies
Doubt in your faith
All I've got's what you didn't take

[Chorus]
So I, I won't be the one
Be the one to leave this
In pieces

And you
You will be alone
Alone with all your secrets
And regrets

Don't lie

So I, I won't be the one
Be the one to leave this
In pieces

And you
You will be alone
Alone with all your secrets
And regrets

Don't lie
[End Chorus]
Apa Anda merasakan yang saya rasakan? Haha, mungkin postingan blog kali ini berisi sedikit curcol, tapi tak apalah, sebagai bahan renungan kita bersama.

Lagu In Pieces-Linkin Park ini saya artikan janji yang tidak tertepati. Sudah janji, tapi tidak bisa menepati, mau bilang jujur salah, tidak dikatakan juga salah. Hmm, sedikit ribet bahasa saya? Tapi semoga maksud saya bisa ditangkap.

Setiap saya dengar lagu ini, rasanya kok gimanaaa gitu perasaan saya. Seperti emosi saya tersalurkan banget lewat lagu ini. Tapi dari semuanya, saya belajar, jangan mengumbar janji. Juga jangan percaya janji. Maksud saya, jika dan hanya jika, Anda merasa sudah fix, yakin, pasti dengan sesuatu, bolehlah Anda berjanji. Tapi menurut saya pribadi, tidak perlulah janji itu diucapkan, atau paling tidak jangan ucapkan berkali-kali. Karena pengucapan berali-kali itu membuat 'pihak lawan' melayang terlalu tinggi dan JIKA ternyata janji itu tidak tertepati jatuhnya akan sakit sekali. Dan jika Anda masih merasa labil, belum yakin, belum fix, jangan sekali-kali Anda berani berjanji.

Menurut saya, mengingkari janji sama juga dengan berbohong. Jika itu Anda lakukan berulang-ulang, bisa dipastikan Anda akan mendapat krisis kepercayaan. Padahal sekali Anda tidak dipercaya, akan sulit untuk membangun kembali kepercayaan itu. Anda bilang A, ya sudah, bertahanlah dengan A itu. Perjuangkanlah perkataan Anda, jangan berganti-ganti. Lebih baik tidak bilang apa-apa daripada selalu mengubah perkataan. Itulah yang dimaksud pepatah 'Diam adalah Emas', daripada banyak bicara lalu termakan omongan sendiri. Mulutmu, buayamu :D

3 comments:

  1. aaaeeeee, jgn mengumbar janji.
    *gue suka bahasa lo adek kecil*

    ReplyDelete
    Replies
    1. assseeeeeekk :D
      Salah satu bahasan lapak tengah malam kita mbak..hhe

      Delete

Hati yang Kuat

Saat diri ini mantap Dengan hati yang kuat Untuk meninggalkan aku yang dulu Lekas pegang erat keinginan itu Ingat, niat baik sanga...