Skip to main content

[REVIEW] Hujan - Tere Liye

Hai Dear..

Back again with book review.
Dan lagi-lagi buku Tere Liye. Lagi jatuh cinta sih sama tulisan-tulisan dia. I amazed on how he 'serves' the story, that actually quite simple, into an amazing plot, events, setting, or whatever it is called in literature terms.

Sebelum Hujan, aku baru baca satu bukunya, yaitu Rindu yang aku bagi jadi 5 part review-nya di blog ini - saking banyaknya hal positif yang pengen aku share dari buku itu. Setelah Rindu, tanpa sadar aku membentuk persepsi di dalam otak, Tere Liye adalah penulis buku berisi nasehat-nasehat yang dikemas dalam sebuah perjalanan fiksional. Ceritanya mengalir indah, berkesan 'vintage' atau apa yaa... Aku ga bisa menggambarkan dengan tepat nih >,<

Kini Hujan, awalnya saja membuatku terpana. Sungguh berbeda. Kalau Rindu bersetting jauh di masa lalu, di zaman penjajahan, Hujan bersetting jauh di masa depan, di sebuah kota canggih berteknologi tinggi! Futuristik!

Dan lagi-lagi, aku terpana dengan betapa canggihnya Tere Liye menyajikan cerita yang cukup simpel - cinta dan melupakan - dengan kejadian-kejadian sekitarnya yang tidak biasa.



--------------------------------------------------[ T E A S E R]------------------------------------------------------

"Ada sebuah legenda yang pantas didengar kembali.

"Alkisah, ada seorang raksasa patah hati. Sebuah tragedi melukai hatinya. Raksasa itu berlari ke tengah lautan yang dalamnya hanya sebatas pinggangnya - saking besarnya raksasa itu. Dia menangis tersedu di sana, memuul-mukul nestapa permukaan laut. Meraung. Menggerung. 

"Berhari-hari kesedihan itu menguar pekat. Raksasa yang sedih membuat ombak lautan menjadi tinggi. Awan hitam bergulung. Petir dan guntur menyalak di antara raung kesedihannya. Badai melanda pesisir. Kekacauan terjadi di mana-mana. Sungguh malang nasib raksasa itu, kesedihannya seperti kabar buruk bagi sekitar. Penduduk tahu betapa menderitanya raksasa. Tapi mereka tidak bisa berbuat apa pun

"Setelah sembilan belas hari raksasa itu masih menangis di tengah lautan, peri laut memutuskan melakukan sesuatu karena tempat tinggal mereka di laut dalam juga terganggu. Peri menemui raksasa. Menawarkan sebuah solusi yang tidak pernah terpikirkan. Bagaimana cara menghilangkan kesedihan sang raksasa.

"'Aku tahu betapa sesaknya rasa sakit itu. Setiap hela napas. Setiap detik. Laksana ada beban menindih hati kita. Tangisan membuatnya semakin perih. Ingatan itu terus kembali, kembali, dan kembali. Kau tidak berdaya mengusirnya, bukan?'

"Sebagai jawaban, raksasa tersedu lebih kencang.

"Aku bisa membuat seluruh kesedihan itu pergi selama-lamanya. Tapi harganya sangat mahal. Apakah kau sungguh-sungguh ingin menghapus kenangan yang menyakitkan itu?' peri menawarkan obat terbaik.

"Raksasa sudah tidak tahan lagi. Dia ingin melenyapkan semua ingatan. seluruh kesedihannya. Maka, tanpa berpikir panjang dia mengangguk.

"Malam itu, saat purnama tertutup awan, peri mengambil seluruh kesedihan milik raksasa dengan cara mengubah raksasa itu menjadi batu. Saking besarnya tubuh raksasa, batu itu menjadi sebuah pulau. Seketika tubuhnya membatu. Badai reda, awan hitam pergi. Seluruh kesedihan telah hilang."


Itulah kenangan. Itulah kesedihan. Sebuah bagian yang membentuk kita. Ketika dia hilang, hilang juga lah kita.

Menghilang. Mati.

Maka peluklah kenangan. Terimalah kesedihan.

Karena di setiap helai kenangan, di situ ada sepotong hidup kita.


Regards,
Hana

Comments

Popular posts from this blog

My Night Skincare Routine Series 3 - L'oreal White Perfect

Assalamualaikum..
Yeaaah, finally we come to the last step of my skincare routine before bed :3 Oya, saya nulis serial ini murni saya sharing produk yang fine-fine aja di kulit saya sejauh ini dan emang saya merasa kulit jadi lebih bersih dan cerah aja. Jadi mungkin bisa jadi referensi teman-teman yang lagi cari-cari skincare sebelum tidur^^ Hehehe
Oke, cukup sudah prolog nya yaa.. Saya mulai review night cream yang saya pakai, yaitu L'oreal White Perfect. Sebelum ini, night cream yang pernah saya pakai hanya night cream racikan dokter kulit saya kalau kulit saya sedang bermasalah. Kalau lagi oke sih, saya ga pakai night cream. Dulu pernah saya coba Elicina, snail cream gitu, sebagai night cream saya. Tapi saya rasa itu terlalu 'thick' teksturnya, jadi kerasa ga nyaman aja gituu, bikin males pakai. Hehe

Lalu suatu hari saya ke konter L'oreal barengan beli Pre-essence itu, saya beli night cream ini. Lagi diskon kan ceritanya. Dan saya pikir, saya pake serum, pre-essenc…

Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask Review

Assalamualaikum... Hai haii, I'm coming again with another review^^ Kali ini yang mau saya bahas adalah masker Innisfree yang kayaknya heits bingits, Jeju Volcanic Pore Clay Mask. Bahkan yang baru ada yang judulnya Super Volcanic Pore Clay, tapi saya baca review beauty blogger lainnya itu lebih buat yang super oily skin. Saya ga super oily jadi ga pake yang super volcanic deh.. Oya, dulu sempet yang happening itu masker ini tapi yang tipe hard. Saya sendiri belum pernah coba dulu yang hard, tapi katanyaa bikin jerawat cepet kempes. Jadi apakah yang soft ini juga hebring buat jerawat? So, check it out^^
 This Jeju volcanic scoria clay mask intensively adsorbs sebum and clarifies skin pores.
About Jeju volcanic scoria This pure and rare ingredient, formulated from solidified lava caused by volcanic eruptions in Jeju island, adsorbs impurities and sebum that are deeply embedded within skin pores.
Directions: After cleansing and refining skin with toner, gently smooth over entire fac…

Make Over Perfect Cover Creamy Foundation Review & Masami Shouko Puff (Short Review)

Assalamualaikum.. Hellooo, ga bosen-bosen kan sama review saya? Mangaaap, belakangan yang saya post di blog review-review meluluu.. Yang saya lihat belakangan ini ya cuma kosmetik ini, ga ada kejadian atau cerita aneh bin ajaib yang asik ditulis.. Jadi, maklumi yaa.. Tunggu tanggal mainnya, akan ada DIY Project, yang entah gagal atau berhasil bakal teteup saya post di sini. Sekarang masih processing, so please be prepared yaaa..  *spoiler*
Sebenernya saya udah lama ngincer brand Make Over, tapi baru kali ini ada kesempatan nyobain. Karena kebetulan foundie saya udah habis lagii, jadilah yang saya coba adalah foundationnya. Sebelumnya foundation yang pernah saya pakai adalah Wardah yang luminous liquid sama NYX HD Studio, dimana mereka semua liquid dan coveragenya medium. Udah bagus sih, cocok buat sehari-hari. Tapi karena saya sekarang merasa BB Cream udah cukup buat sehari-hari, makanya beli foundie 'agak berat' buat kalo ada acara-acara. That's why, yang saya pilih adal…