Catatan 31 Desember 2014

Malam pergantian tahun menuju tahun 2015...

...

Dan saya baru buka blog yang penuh debu dan sarang laba-laba ini ._.

Maafkan kemalasan saya yang lama ga aktif di dunia tulis-menulis dan per-blog-an >,<

Sebelumnya, saya ingin turut berduka cita atas kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501. Semoga seluruh keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang menimpa orang-orang terkasih mereka, aamiin...

Nah, di malam tahun baru ini, apa kalian punya rencana untuk mengisinya? Hang out? Party? Atau diem di rumah aja?
Kalau saya sih, opsi yang terakhir itu deh. Stay di rumah, nonton tv, kumpul keluarga. Ga ada acara spesial atau apapun, karena menurut saya sih malam tahun baru itu sama aja kayak malam-malam biasanya. Justru seharusnya di malam tahun baru kita berduka, karena kesempatan hidup setahun lagi-lagi sudah berlalu tanpa terasa. Apakah kita sudah cukup mengisinya dengan kebaikan? Apakah kita cukup berkembang dalam waktu setahun ini?

Well, waktu berlalu sangaaaat cepat. Kayanya baru kemaren tahun baru 2014, saya baru lulus ujian skripsi dan lagi males-malesan ngerjain skripsi xp

Dan sekarang...
Lusa saya resmi menyingkir dari keramahan dan kenyamanan Kota Surabaya. Bakalan lebih jauh lagi dari keluarga. Yeah, this is life, gliding so fast --a

Sejujurnya, saya ga pernah membuat rencana atau semacam resolusi akhir tahun. Hingga saat ini saya masih menjalani tahun-tahun dengan mengikuti alurnya saja. Melakukan apa yang saya bisa, memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang saya rasa baik untuk dilakukan.

Untuk tahun depan, semoga kita semua terus bisa memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih baik, banyak rezeki, dimudahkan semua pekerjaan dan urusan, aamiin. Dan saya pengen nambahin satu harapan lagi untuk tahun depan: semoga didekatkan jodohnya (dan ditunjukkan juga, ga deket doang kekeke) aamiin...

Semoga tahun 2015 saya bisa banyak-banyak nulis blog yaaa, biar ga terbengkalai ga berguna beginii haha

Happy new year everyone^^

xoxo,

~{AWARD}~ Liebster Award Nominated


Assalamualaikum..

Huhuhu, saya ga bisa bilang ini Liebster Award keberapa, karena jujur aja saya ga paham sama award ini. Tapi makasiiih banget buat Vera, yang di postnya menjelaskan sekilas tentang award ini dan nominasiin aku di Liebster Award ini. Mungkin karena kita sama-sama barunya di award-award-an ini yah, jadi aku lumayan nyambung sama penjelasan kamuu ._.

Aku juga ga lupa ngucapin makasih juga buat Amanda Anandita sama Karin Viviany yang duluuu pernah nominasiin aku juga (tapi karena aku ga paham sama Liebster Award ini, aku jadi ga bales,huhuhu maaf yaaah ._.) Semoga Amanda dan Karin baca postku ini dan memaafkanku :(

Jadi, saya kasih penjelasan sedikit (nyontek dari Vera) kalo Liebster Award ini adalah ajang untuk blogger saling kasih semangat untuk tetep keep writing, eksis terus ngeblognya, mungkin juga silaturahmi di dunia maya ya? (yang terakhir saya ngarang sendiri). But anyway, saya mau bilang makasih lagi buat Vera. Berkat dia saya mulai sedikit ngerti sama Liebster Award dan jadinya bisa bilang makasih dan minta maaf juga sama temen-temen yang dulu saya cuekin nominasinya *sedih lagi*

Well, setelah kita terima award ini, ada beberapa step yang harus kita lakukan:
1.Buat postingan mengenai Liebster Award, menampilkan logo Liebster Award dan info tentang Liebster Award
2. Ucapan terima kasih kepada teman blogger yang telah memberikan award
3. Sebutkan 11 hal mengenai diri kita
4. Jawab 11 pertanyaan dari pemberi Award
5. Pilih 11 teman blogger untuk menjawab pertanyaan dari kita
6. Tunggu balasan dari teman blogger yang udah kita pilih

Nah, karena step 1 udah selesai, step 2 juga udah (makasih buat Vera, Amanda, dan Karin), sekarang langsung step 3 yaa^^

~    My 11 Facts   ~
1. Saya agak pendiam dan pemalu di tengah lingkungan baru atau lingkungan yang saya rasa ga nyaman, tapi kalau udah merasa nyaman dan udah kenal, bisa super cerewet dan ga betah diam.
2. Cenderung diam saat marah, sebel, kecewa tapi diinget terus seumur hidup
3. Cengeng. Sedih nangis, marah nangis, sebel nangis, seneng nangis (dikit)
4. Suka banget novel dan film fantasi atau petualangan
5. Kalo lagi suka sesuatu, suka banget sampe kaya ga bakal bosen. Tapi begitu bosen langsung deh ga suka sama sekali.
6. Suka labil, ga yakin, tapi kalau udah yakin, ga peduli apa kata orang
7. Ga pernah nge-fans sama artis, band, atau apapun
8. Stay cool, entah saya kaget banget, atau ketinggalan berita, tetep pasang poker face B)
9. Lagi suka lagu-lagu JKT48, liriknya lucu hahaha
10. Suka ngomong sendiri kalo lagi sendirian (tapi saya ga gila lhoo)
11. Ga suka maksa orang lain. Your choice, your responsibility.

Akhirnya selesai juga nulis fakta tentang saya yang random banget *hoshhosh*

Sekarang step 4, saya akan menjawab 11 pertanyaan yang dibuat Vera untuk temen-temen blogger yang dia nominasikan. Check it out~

1. Kalau disuruh pilih make up kayak gimana yang kalian suka? Bold atau Natural? Sebutkan alasannya!
~ BOLD! Kalau make up natural yaa udah biasa yaa.. Make up bold bikin tampil beda. Tapi tergantung occasion dan outfit juga sih. Kalo outfit udah rame ya pakai make up natural, kalau acara cuma ke kampus yaa ga mungkin juga saya pakai make up bold, hihihi.

2. Sejak kapan kalian suka make up?
~ Sejak kuliah, tahun 2009. Tapii dulu make up nya cuma eyeliner sama lipgloss,hehehe. Kalau make up yang lebih lengkap, saya baru tertarik sejak sekitar tahun 2012-an lah, menjelang semester akhir kuliah.

3. Apa alasan kalian suka make up?
~ Hmm, ga ada alasan sih. Seru aja waktu pasang make up bikin wajah kita jadi beda. Seneng aja liat warna-warni lipstik, eyeshadow, dll. Bahagia aja waktu liat muka jadi flawless (padahal gara-gara foundation satu kilo hahaaha *just kidding*)

4. Siapa beauty guru favorit kalian?
~ Beauty guru pertama yang saya suka dulu Michelle Phan. Tapii lama ga update channel dia lagi karena belakangan kurang cocok sama style dia. Sekarang suka sama Pony, beauty vlogger Korsel, lupa nama aslinya. Channel dia di You Tube Pony's Beauty Diary.

5. Menurut kalian cantik itu apa?
~ Dalem banget pertanyaannya ._.  Hmm... Cantik itu saat kita merasa nyaman dengan diri kita sendiri, bahagia di hati, dan menyalurkan kebahagiaan itu ke sekitar kita.

6. Kalau pergi ke luar rumah hanya bisa menggunakan satu alat make up aja, misal cuman lipstik, maskara, dll, kalian pilih mana? (selain bedak)
~ Lipstik!

7. Sebagai beauty blogger, kalian ada niat ga jadi MUA gitu?
~ Hehehe, kalo keinginan ada. Tapi saya sadar kemampuan saya belum memadai, jadi belum yang niat-niat banget, kekeke

8. Kiblat make up kalian apa? 
~ Korean.

9. Sebutkan bagian mana menurut kalian yang paling menarik untuk kalian? Alasan?
~ Saya ga paham sama pertanyaan ini. Bagian wajah? Bagian make up? hehe

10. Udah berapa lama kalian ngeblog/menjadi beauty blogger?
~ Saya ngeblog mulai tahun 2009, lalu pindah akun ke leftorite ini tahun 2011. Mulai memberanikan diri untuk menulis tentang beauty (menjadi beauty blogger) sejak setahun lalu (2013). FYI, sampai sekarang pun blog saya tidak full berisi tentang beauty tapi juga hobi-hobi saya yang lain^^

11. Ada kritik dan saran ga buat blog aku (Vera)?
~ Blog nya udah bagus kok, tampilannya simple. Bahasanya juga mudah dimengerti. Keep blogging ;)


Sekarang waktunya saya yang menominasikan temen-temen blogger ke dalam Liebster Award ini. Hmm, jadii nominee nya adalahh....

8. Rere Dini 

Dan pertanyaan random untuk kalian: 
1. Lebih suka mana, skincare atau make up? Kenapa?
2. Menurut kamu, sepenting apa sih make up itu?
3. Bayangkan kamu harus ikut kemping di gunung yang memaksa kamu buat bawa barang seminimal mungkin. Skincare/make up apa yang wajib kamu bawa? SATU item aja yaa ^^
4. Siapa artis Indonesia yang kamu favoritkan style make up nya?
5. Item kosmetik apa yang paling banyak ada di kotak make up kamu?
6. Pilih mana, lipstik orange terang atau pink terang?
7. Menurut kamu, apa sih kekurangan dari produk kosmetik lokal saat ini? Saran kamu?
8. Sebenernya alasan kamu pakai make up apa sih?
9. Apakah menurutmu hobi beauty blogging bikin boros?
10. Pernah nggak diomelin ortu gara-gara kosmetik? Lalu bagaimana reaksimu?
11. Pernah nggak kepikiran akan mengakhiri 'hobi cantik' kamu saat ini? Kalau pernah, kapan?

Nahhh, SELESAIIII...
Saya tunggu response dari kalian yah^^
Tararengkyuuu ~~~

Sewing Class (Background Story)

Assalamualaikum..
Hai semuaa.. Sejak hari ini saya ingin tiap jumat/sabtu rutin nulis semacam diari tentang kelas menjahit yang saya ikutin. Ini hari pertama saya ikut kelas menjahit dan... IT WAS FUN! Kok tiba-tiba saya ikut kelas menjahit? Kok bukan kelas make up atau salon? Hahaha, oke saya cerita dulu yaa *ge er banget, kaya ada yang mau baca aja :p*

Bener sih, saya sukaa banget make up mainan alat lenong. Tapi saya rasa itu passion yang sampai saat ini hanya untuk konsumsi hobi saya aja. Sedangkat menjahit, saya pikir adalah my another passion that can be used for others. Nah, gegara sekarang status saya masih jobseeker dan belum meningkat menjadi officer, saya pengen isi waktu dengan hal-hal berguna. Minimal, saya pengen punya hard skill yang siapa tahu bermanfaat untuk hidup saya kelak. Pilihan saya jatuh pada skill menjahit.

Kebetulan, sekitar dua tahun ini saya punya bisnis kecil-kecil-an produksi dan jual sarung tangan motor praktis yang built-in di motor. Susah bayanginnya? Saya juga susah jelasinnya. Intinya, sekitar 2 tahun ini saya mempunyai penghasilan dari dunia jahit-menjahit yang walaupun ga seberapa hasilnya, tapi dia masih stabil berjalan. Kemampun menjahit saya juga ga seberapa, inipun saya belajar otodidak karena terpaksa ga nemu penjahit yang mau menjahitkan dengan upah 'standar' saya. 

Setelah lamaaa saya bisanya menjahit sarung tangan, mulai melebar saya pengen bisa bikin semacam pouch. Saya youtube-ing, dapet tutorial, tapi jadinya ga keren. Bisanya saya pakai jadi kantong buat mukena, hihihi

Tapi ga berhenti di situ, saya pengen bisa jahit lebih dari sekedar sarung tangan. Karena saya katrok dan gatau les modes di Surabaya yang ekonomis dan praktis dimana, saya minta tolong diajarin mbak penjahit langganan saya. Awalnya sih, karena saya pengen jahitin baju, tapi mbak penjahit suka lamaaa banget selesaiinnya. Si Mbak dengan senang hati mengajari saya dengan singkat dan padat, tapi saya sendiri yang sungkan karena jadi sering mengganggu waktunya. Dari belajar sama si Mbak, jadilah sepotong kemeja dan sepotong rok. Bangga sekali rasanya, walaupun jika dikira-kira, hasil kerja saya di situ cuma 60%, hehehe

Setelah beberapa lama, saya pengen lagi punya sebuah model rok. Sebenernya banyak sih dijual di pasaran, tapi saya pikir, di pasaran itu banyak juga yang ga sesuai keinginan saya, tapi kalau jahitin ke mbak penjahit, pasti luuuaaamaaa jadinya. Saya nekat deh beli kain dengan ukuran kira-kira dan jenis kira-kira. Cara menjahitnya juga saya kira-kira sama dengan rok sebelumnya yang saya jahit sama mbak. Serba kira-kira deh pokoknya. Syukurlah rok jadi, entah di mata orang lain bagaimana, tapi di mata saya itu udah keren banget. Walaupun ga rapi di sana-sini, tapi masih oke dipakai.

Saya mulai ketagihan pengen jahit lainnya lagi. Saya coba bikin semacam bolera dengan pola mirip kemeja dan sedikit modifikasi sana-sini, sedikit nyontek outer yang saya korbankan untuk dibongkar. Jadi sih, tapi aneh, hahaha. Akhirnya saya bertekad untuk ikut kelas menjahit!

Saya rasa ini skill yang berguna. Bisa jadi hard skill saya, plan B jikalau plan A buntu, minimal bisa jahitin kancing baju suami (di masa depan) kekeke  atau jadi ibu rumah tangga yang bisa ikut suami kemana-kemana dan ga cuma ndomblong di rumah *smirk*

Nah, inilah cerita panjang saya tentang penemuan hobi baru saya^^

Thank you udah mampir sini,
Best Regards,
Hana

Etude House TOC!S Review

Assalamualaikum..
Halo halo semuaa.. Menjelang weekend ini saya pengen sharing tentang produk skincare baru saya, yang baru beberapa kali saya coba dan saya merasa cocoook banget pakainya.. Makanya pengen nih langsung saya share di sini, bagi-bagi racun cantik buat kamyuuu :p

Ini diaaa, Sparkling Toc!s All In One Gel. Langsung aja yuuuk kita bahas....

Sebenernya saya kurang paham betul sih ini fungsi, cara pakai, lalala nya gimana. Karena waktu saya beli, saya belum nemu review tentang produk ini. Tapiii, deskripsi '7 days Skin Clarifying Project' langsung nyantol di mata, ga pakai lama saya memutuskan untuk beli. Dasarnya saya selalu suka kalap liat skincare yang menjanjikan kulit sehat dan terawat dan bebas dari segala kusam dan teman-temannya *kebanyakan dan-nya ya?Ah, biarin deh*

Saya pikir, beli dulu, nanti deskripsi lebih jelas dan cara pakai pasti ada di kemasan. Saya percaya, Etude House pasti melampirkan deskripsi English, not full Hangeul like few other brands.

Kemasannya box plastik transparan. 
Ternyata, saya keliru. Di box, TIDAK ada tulisan bahasa Inggris, kecuali sedikit deskripsi singkat, direction to use, sama ingredients. Maaf saya lupa fotoin bagian samping-samping box, jadi saya tulis aja yaa english partnya..

 *Etude House*
*Sparkling Toc's All in One Gel*
This is a skin clarifying 7-days gel than enhances the skin's natural transparent glow with its Sparkling Water and Lemon extract.
[Direction] Put a certain amount on your palm and massage on your face and neck for absorption
[Caution] For external use only. Avoid contact with eyes. Keep out ofreach of children. Discontinue use if signs of irritation and/or rash appear.
[Ingredients] ...........  *males nulis bahan banyak banget, ini mata udah jureng*

Jujur saya kecewa dengan packaging produk Etude House ini. Selain minim deskripsi Inggrisnya, kotaknya yang TRANSPARAN dan tulisan warna BIRU MUDA, mana kecil-kecil kaya semut, bikin semua tulisan itu susah dibaca. SUSAH BANGET! Dan sebenernya ada part menarik dengan tulisan 'checklist' yang saya pikir isinya tentang kandungan utama atau keunggulan produk (yang bisa bikin makin semangat pake), tapi all written in Hangeul huhuhuu.. Haruskan belajar tulisan dan Bahasa Korea dulu??

Apa mungkin karena kotaknya yang kecil ya, jadi mereka kepaksa ngirit kata-kata biar tulisannya cukup? Ah, entahlah..

Oke, next....

Depan dan belakang botol. Kecil ya?
Isinya 130 ml. Kelihatan gak itu ada bintik-bintik kuningnya? Mungkin itu lemonnya ya? Lucu deh, bawaannya pengen ngobok-ngobok. Di bagian belakang botol ada seperti strip ukuran. Jujur saya ga paham itu untuk apa. Setiap 7 strip ada angka 7. Mungkin untuk ngitung 7 harinya ya? Masalahnya, sehari saya pakai tidak akan berkurang satu strip. Ga kebayang deh kalau sampe satu-strip-satu-hari, kaya raup gel dong? Aduh, bahasa Indonesia nya raup apa ya? Cuci muka? Hahahaha, semoga paham ^^v

Oya, tutupnya itu tutup putar. Saya ga suka sama tutupnya karena ga bisa menutup rapat, kaya lemah gituu. Jadi khawatir kalo botolnya ngguling, jangan-jangan tumpah? Soalnya waktu Toc's ini baru sampai rumah, emang ada yang tumpah keluar dari botol T.T

Ini tekstur gel-nya
Hampir sama kaya Nature Republic Aloe Vera 92% Gel. Ini lebih encer sedikit. Tapi intinya sama lah sama NR itu. Dia dilengkapi spatula jadil ga perlu ngobok-ngobok. Aromanya seger lemon, ada cooling sensation begitu di apply ke wajah. Tapi ga ada cekit-cekit soda kok, entah kalo dijilat kekeke. Di massage lembut ke wajah, ga lama banget tapi ga langsung juga, dia bakal terserap. Kalo di saya sih, kerasa melembabkan dan efek glowing sehatnya. apalagi setelah lama, kemudian entah saya mandi atau wudhu, kebasuh air, glowing kulit saya tetep terpancar *wuss.

Maap yeee, males gerak jadi jilbaban selimut aje yee, hehehe
Saya rasa produk ini beneran memunculkan cahaya alami kulit kita. Mungkin karena dia melembabkan ya? Sparkling water itu juga bermanfaat untuk memunculkan natural glow di wajah. Saya pernah lihat video Pony's Beauty Diary, dia cuci muka pakai air soda! Jadi, produk ini patut banget dicoba ^^d

Pros:
- Memunculkan natural glow kulit kita
- Merawat kulit kusam
- Mencerahkan
- Melembabkan
- Aromanya segar lemon
- Soothing & cooling effect

Cons:
- Packagingnya kurang secure untuk produk gel macam ini
- Ga ada keterangan Inggris yang lebih rinci di kemasan
- Kecil
- Sepertinya ga sukanya saya lebih kepada packagingnya sih ._.

Best Regards,
Hana

Menuju PilPres 2014

Halooo semuaa..selamat menunaikan ibadah puasa yaa buat yg menjalankan^^
Udah mau seminggu nih puasa Ramadhannyaa,ga kerasa..ada yang udah bolong??kekeke

Di bulan Ramadhan ini juga pas banget diberlangsungkan Pemilihan Presiden Republik Indonesia 2014.. Udah ada ketetapan hati nih mau milih yang mana?atau malah golput?

Semakin ke belakang,saya semakin sering dengar celetukan 'ahh dua-duanya sama ajaa..golput ajaa ah' atau 'siapapun presidennya,ga akan ada perubahan ini negara kita,ga usah milih deh sekalian'

Ini belum-belum kok udah pesimis? Bukannya kalo golput tandanya kita bahkan ga berusaha buat bikin perubahan itu sendiri? Gimana ada perubahan kalo berusaha jadi lebih baik aja nggak? Ini nih yang menurut saya paling salah..

Entah pilihan mana yang lebih baik menurut kamu, pilihlah sambil berdoa semoga benar-benar membawa negara kita ke arah lebih baik.. Yang saya tahu dari bekas-bekas mata kuliah saya yang masih tersisa di otak,kita dilarang menghilangkan satu keburukan kecil dengan keburukan yang lebih besar. Artinya?

Kalo kita golput dengan pikiran 'ahhh sama ajaa..daripada milih ternyata ga baik?' Oke, kalo kita salah pilih caprea yang ga kompeten, oke itu buruk. Tapi kalo kita ga milih? Apakah akan membawa kebaikan? Menurut saya, kalo golput, justru kemungkinan Indonesia jadi lebih baik semakiiiin kecil. Lebih buruk kan? So, menurut saya dengan dasar tadi, golput ini tidak bisa dibenarkan. Jangan golput dong yaa.. Mau kan Indonesia jadi lebih baiiiik, lebih dihormati dan dihargai, tidak lagi tertindas, rakyatnya cerdas dan sejahtera jasmani rohani? So, make a move!!

Oke,saya ga paham politik. Debat capres-cawapres juga ga pernah nonton, males ikutan emosi. Saya hanya berpikir simpel sejauh keyakinan saya saja. Boleh kan saya sharing keyakinan saya, mungkin bisa jadi poin baru pertimbangan buat milih?

Kebetulan, skripsi saya waktu itu tentang kepemimpinan. Dari situ saya paham, untuk memilih pemimpin, pilihlah pemimpin yang ga minta jabatan. 'Lhah, ga minta jabatan, ga boleh nyalonin dong? Gimana bisa milih?' Dulu itu yang saya pikirkan. Tapi sekarang saya mulai mengerti, ga minta jabatan bukan berarti ga nyalonin jadi pemimpin. Di sini saya kasih contoh Bu Risma, walikota Surabaya.

Beliau menjadi pemimpin, tapi bukan jabatan yang beliau cari. Terlihat sekali dari cara beliau membuat keputusan, rasa takutnya mengecewakan rakyatnya.. pokoknya kelihatan lah, menurut saya pribadi. Dan, lihat aja. Seberapa besar dukungan rakyat kepada beliau? Betapa berani beliau membuat keputusan yang diyakininya benar, ga goyah takut ini-itu. Di situ terbukti, seorang pemimpin yang tidak meminta jabatan, Tuhan lah penolongnya. Dan jabatan itu ga akan memberatkan dirinya.

Tapi, semisal ada pemimpin yang memang hanya cari jabatan, yaa dia akan diberatkan oleh jabatannua. Di pikirannya, bukan tanggung jawab untuk Tuhan dan rakyat, tapi takut salah langkah dan kehilangan jabatan. Period.

Nah, dari capres-cawapres  yang ada, saya pribadi udah bisa lihat. Mana yang 'cari jabatan' aja dan mana yang emang pengen jadi pemimpin untuk mengabdi. Orang yang benar-benar mau mengabdi pada rakyat, menurut saya, tidak perlu harus tampak baiik, nurutin semua kemauan rakyat, atau melakukan hal dengan sempurna. Tapi KOMITMEN untuk menjalankan tanggung jawabnya melakukan yang terbaik (yang kadang tidak selalu tampak baik), berani, dan tegas.

Indonesia tidak perlu sosok presiden yang memanjakan. Rakyat kita PERLU pemimpin yang tegas. Kita sudah terlalu lama terlena, manja, maunya semua kekurangan dipenuhi oleh pemerintah. Sedikit-sedikit protes, demo, marah, ngrusak properti umum dan pribadi. Mau jadi apa kalau pemimpin berikutnya ga tegas, maunya nurutin semuaaa kemauan rakyat? Yang ada, negara kita semakin tidak terarah dan berantakan. Dan peluang 'terjajah' secara mental semakin besar.

Saya ga kampanye, ga memaksa untuk milih salah satu calon. Saya yakin, demokrasi di indonesia masih bebas dan rahasia. Saya hanya mengajak untuk berpikir sebaik-baiknya untuk menentukan pilihan capres-cawapres dan JANGAN GOLPUT!

Semoga pilpres 2014 yang pas banget Ramadhan ini membawa berkah untuk negara kita Indonesia tercinta. Untuk menuju Indonesia yang lebih baik^^
Aamiin..

'Essentials to Start the Beautiful You' Series - Part 3

Di part ketiga ini, kita akan bahas bareng-bareng hal yang paliiiing penting buat kita-kita tampil cantik. Bahkan di semua kontes kecantikan, para artes, duta-duta kecantikan dan lain-lain selalu ucapin ini kalau diminta untuk ngungkapin rahasia kecantikan mereka: CONFIDENCE

Kurang penting apa coba itu udah saya bold, caps lock, highlight, garis bawah :p 
Yap, confidence atau percaya diri, bisa membuat para wanita tampak lebih bersinar, aura memancar, dan menarik. Okay, saya sendiri ga bilang hal ini mudah. Tampil percaya diri itu susah. Banget. Semisal kita ada di suatu pesta, tamu-tamu lainnya tampil maksimal dengan pakaian indah, sepatu keren, dandanan sempurna. Dan kita dekil, salah kostum, awut-awutan.. Gimana caranya untuk percaya diri? Oke, ada orang yang cuek bebek aja, dan saya akui orang seperti itu hebat sekali!

Jadi saya bisa bilang, percaya diri ini butuh latihan. Saya juga masih belajar untuk lebih percaya diri. Bilang ke diri sendiri, that we are one of a kind in this world. Masing-masing dari kita unik, spesial, beda dari yang lain. Jadi, buat apa minder? Buat apa membanding-bandingkan diri dengan orang lain? Buat apa ingin menjadi seperti orang lain? Percaya nggak kalau saya selalu bilang itu ke diri saya sendiri setiap waktu, khususnya ketika mulai minder liat orang lain mulai sukses di hidup mereka sementara saya kayanya masih gini-gini aja. I'm trying my best, in my own way, for my own sake, jadi buat apa minder? *oke,mulai salah fokus*

Liat orang lain lebih cantik dari kita, lebih pinter dandan, it's okay. Kita juga cantik. Dengan versi kita sendiri. Ga ada orang jelek, serius. Cantik ga cuma dilihat dari wajah, girls. Tapi juga dari attitude. Kamu sopan, jujur, tulus, murah senyum, peduli orang lain.. Semua itu juga bikin cantik loh. Jadi percayalah pada dirimu, bahwa kita semua pada dasarnya cantik, tergantung bagaimana sikap kita pada orang lain.

Keep smile and keep humble^^
Best Regards,

'Essentials to Start the Beautiful You' Series - Part 1

Disclaimer: Tulisan saya kali ini semacam speech yah, please bear the looong long sentences, kkk. Dan semua yang saya tulis ini opini saya sendiri yah, kalau ada saran, kritik, boleh share di comment bawah^^

Hallo everyone^^
Di umur saya yang udah 20-something wajar lah yaa kalau saya dan para teman sebaya yang mulai sadar untuk tampil 'beda', lebih aware sama pentingnya performance, jadi pengen mulai belajar dandan buat tampil menarik. Biasanya pertanyaan pertama yang muncul: 'Foundation/BB Cream apa sih ci yang bagus?' Atau 'Lipstik apa ci yang ga bikin kering, nyatu sama bibir?' Selalu selalu deh kosmetik dulu yang ditanyain.

Padahal kalau menurut saya pribadi, pertama kali yang harus diperhatikan kalau kita mulai aware tentang penampilan adalah skincare. Mengapa skincare?

Mari dipikirkan lagi. Mau sebagus apapun kosmetiknya, kalau dasar kulitnya ga sehat, bagaimana bisa riasan menjadi sempurna? Bisa sih disempurnakan, menjadikan make up sebagai topeng. Hmm, tapi maukah kita begitu? Kulit tidak dirawat, hanya ditutupin terus, lama kelamaan justru akan semakin rusak.

Nah, jadi kalau memang serius untuk tampil beda, ingin tampil lebih menarik, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah merawat diri dulu. Make up/kosmetik itu belakangan, dia hanyalah hiasan dari kecantikan yang udah kita semua miliki sebagai wanita *cieeeh

Merawat diri itu gampang gampang susah sih. Yang harus diperhatikan adalah komitmen dan kesabaran. Kita harus benar-benar komitmen untuk konsisten selalu merawat diri kita. Ga harus ke pusat perawatan kecantikan, klinik, atau dokter kulit. Ga harus mahal. Bisa kita lakukan dengan perawatan alami murah meriah, seperti yang pernah saya bahas juga di sini misalnya, atau googling aja banyaaaak banget kok cara perawatan tubuh dan wajah yang murah meriah, aman, dan alami, dan ga mungkin saya tulis di sini satu per satu.

Oke, sekarang lanjut ke langkah paling dasar untuk merawat diri kita. Mungkin ada yang pernah baca tentang ini di post saya duluuuu sekali, tapi gapapa lah yaa saya ulangi lagii ;)

Pertama, jaga kebersihan. Yahh, mandi dua kali sehari paling nggak, hahaha. Itu udah dasar banget lah yaa, dari kecil juga udah diajarin sama ortu buat mandi pagi dan sore. Scrubbing mungkin seminggu sekali, buat angkat sel kulit mati atau kotoran yang tersisa dari sabun di badan.
Buat wajah juga sama. Harus cuci muka minimal 2 kali sehari. Kalau kamu suka keluar rumah, apalagi juga pakai make up, bersihinnya harus ekstra. Kalau saya sih, selain dua kali sehari yang wajib itu, setiap habis keluar rumah saya selalu bersihin muka, minimal pake sabun cuci muka kalau ga make up an. Kalau make up an ya pake cleansing oil atau cleansing milk, sabun muka, dan toner. Itu yang wajib yah..
Yang ga wajib ada lagi nih, yaitu scrubbing muka exfoliate pake peeling gel atau semacamnya. Itu untuk jaga kulit wajah terbebas dari kulit mati yang menumpuk, sisa-sisa kosmetik atau skincare yang tersembunyi. Ini wajib, untuk cegah jerawat. Tapi kalau lagi berjerawat, jangan scrubbing dulu yah, bisa malah iritasi^^

Kedua, lembabkan! Minum air yang cukup. Selain itu boleh ditambah pelembab dari luar, misalnya kalau kulit badan, rajin pakai body lotion tiap habis mandi (saya masih sering lupa ini). Sekarang banyak pilihannya buat lembabin badan, ada body lotion, body butter, body cream, body oil. Belum sabun mandi juga banyak kan yang kandungannya untuk melembabkan..
Untuk wajah, juga jangan lupa pakai pelembab. Karena kalau wajah kita kelembaban terjaga, insyAllah ga akan terlalu berminyak banget kulitnya, karena dia terhidrasi dengan baik juga. Kosmetik juga bisa menempel dengan lebih sempurna^^

Ketiga, protection! Udah pada tau kan kalo cahaya matahari sekarang itu sangat berbahaya untuk kulit? Padahal dulu waktu SD dapat pelajaran sinar matahari pagi bantu mengubah provitamin D menjadi vitamin D. Nah, sinar matahari siang-sore itu yang berbahaya. Bisa bikin kering, kulit terbakar, bahkan kena kanker! Ga mau kan? Jadi, kewajiban kita lah untuk melindunginya. Pakai sunblock di wajah dan badan secara merata. Jika perlu, ulangi pemakaiannya kalau sedang beraktivitas di luar ruangan dalam jangka waktu lama.

Kalau saya pribadi, walaupun sekarang banyaaak sekali bertebaran produk 3 in 1 semacam BB Cream, CC Cream yang mengandung kosmetik, tabir surya, sekaligus moisturiser dalam satu wadah, saya tidak pernah skip pelembab dan sunblock saya. Skincare dari kosmetik terdengar kurang 'benar' aja sih bagi saya, hehehe

Nah, karena ini judulnya essential, saya kira tiga itu saja cukup yah.. Pembersih, pelembab, dan perlindungan dari sinar matahari. Kalau masalah masker, serum-seruman dan lain-lain itu udah tambahan, istilahnya perawatan yang lebih intense, bukan dasar lagi yah. Pokoknya tiga hal di atas dilakukan secara rutin setiap hari, insyAllah kulit sehat bisa didapat, cantik jadi lebih maksimal^^
Sekalian, kalau udah bisa rutin begitu, kita belajar untuk menjaga jadwal, menjaga komitmen dan belajar sabar. Hehehe..

Sampai jumpa di part selanjutnya^^
Best Regards,
xoxo

Ini post ga jelas,skip aja lebih baik

Ga bisa bayangin deh gimana rasanya pasangan suami istri yg LDR,apalagi kalo udah ada anak. Ini saya baru gini aja nyeseknya yaaa ampuuun...
Jadi ceritanya, ini pertamaaa kali banget saya pergi jauh sendirian. Emang sih ada sodara juga di sininya dan saya numpang nginep situ berapa hari. Ini saya ga betaaah banget, hati pengen banget cepet pulang entah itu ke Surabaya atau ke Jember. Kebayang aja biasanya saya di sini pasti ada bapak sama ibu juga, nah ini sendiri.
Bukan karena apa-apa. Sodara di sini baik-baik banget, cuma mungkin saya belom kebiasaan aja kali yaa di sini. Di sini saya ga ngapa-ngapain banget, jadi bingung mau ngapain buat membunuh waktu. Hasilnya, 24 jam rasanya super duper luamaaaa sekali. Bahasa yg ga efektif ya, se-gak-efektif waktuku di sini.
Kemaren sih masih ada mas yang kebetulan kerja di kota ini juga dan menghabiskan weekend di rumah sodara ini juga. Tapi justru bikin saya metal abis (baca: mellow total). Saya jadi inget, saya dan mas udah besar-besar. Mas udah berkeluarga dan kerja di luar kota. Istilahnya, udah hidup mandiri dan 'lepas' dari bapak-ibu. Kangeeeen banget zaman-zaman dulu kita masih kecil-kecil, masih suka berantem.
Dan 2 hari bareng mas sukses bikin aku makin kangen zaman dulu. Karena mas otomatis sama saya terus, ga ada anak dan istrinya, jelas kita cerita" flashback zaman dulu. Dan rasanya kaya kita balik zaman dulu, zaman mas belom nikah, aku masih sekolah, kita suka main berdua. Ini mas udah pulang,balik ke kosnya lagi. Saya sadar kalo momen bareng keluarga itu berharga banget banget. Huhuhuuu, kaaaan metal lagi kaaan. Ini baru saya sama mas ya, gimana istri sama anaknya yg harus LDR?ketemu cuma berapa hari aja dan ga tentu berapa bulan baru bisa ketemu lagi?
Balik lagi deh ke inti saya nulis ini. Saya jadi sedih, waktu saya sama ortu makin habis. Entah karena saya harus kerja, atau udah nikah dan nantinya ikut suami, atau nanti kalo ortu udah ga ada (ya Tuhan, jangan dulu yaa). Seumur-umur, selama saya kuliah di Surabaya pun saya ga pernah se mellow ini. Oke, pernah, tapi kali ini lebih parah.
Dan hal ini membuat saya banyaaak berpikir. Mungkin karena saya kengangguren juga ya, hehehe. Singkat cerita, LDR itu ngga enak. Paham deh pikiran temen" saya yg balik ke kampungnya dan mau cari kerja di sana aja. Tapi emang sih, ga mungkin juga selamanya kita di 'zona nyaman' nempel dalam pelukan dan rasa aman yg ditawarkan orang tua. Cepat atau lambat, kita akan dilepas juga. Aduuuh mental gueh gini banget sih.. mental tempe cuy!
Ini sebenernya saya udah mau nangis bombay aja, cuma saya malu sama sodara di sini kalo tiba-tiba nangis gajelas,kekeke
Sebenernya saya masih belom puas nih nulis mengungkapkan kegundahan hati. Tapi ga akan ada puasnya dan ga akan hilang ini gundah gulana sampai nanti saya kembali ke Surabaya. Atau mungkin sampai Jember?
Oke, sekian

Posisi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, posisi bisa berarti letak, kedudukan, dan jabatan. Kali ini saya tidak membahas posisi sebagai letak/kedudukan, melainkan posisi dalam arti jabatan.

Akhir-akhir ini beberapa kali saya menemukan link yang di share di socmed mengenai walikota Surabaya, Bu Risma. Saya sendiri bukan pengamat berita, politik, bahkan nonton tv saja saya jaraaang banget. Saya juga ga pernah ngikutin aktivitas Bu Risma lagi apa untuk rakyat dan lain sebagainya, tapi saya pernah melihat sosok orangnya di koran atau mendengar namanya disebut di radio. Dan begitu saja cukup membuat saya kagum dengan beliau.

Beliau seorang walikota yang sederhana, tidak pernah mencitrakan dirinya ini-itu, koar-koar beliau mau melakukan program kerja apa, berjanji ini-itu. Dalam berpenampilan pun sangat sangat sederhana. Bagaikan bumi dan langit kalau dibandingkan Ratu Atut yang waktu itu sempat heboh di muncul berita. Duluu pernah saya lihat di tv ada tren kerudung ibu camat, ibu bupati, ibu presiden dan seterusnya (entahlah namanya apa sih sebenernya) yang intinya semakin tinggi 'judul jabatannya' semakin besar cepolnya. Yang biasanya para pejabat itu pake jilbab yang diikat di leher dan poni kelihatan lalu ada bentuk cepol buesar itu lohhh (semoga kalian paham maksud saya ._.) Nah, Bu Risma ini ga begitu, beliau berjilbab 'blusukan' yang praktis, cepol bisa dibilang ga ada.. Yaa rambut beliau sendiri kali ya yang diiket seadanya lalu dikerudungi gitu. Pokoknya suederhana sekali lahh...

Membaca beberapa tulisan blogger atau artikel mengenai beliau, saya ikut terharuu mengetahui kesedihan beliau menjadi pemimpin, kesulitan dan beratnya beban yang beliau pikul. Apalagi yang sampai beliau dibilang 'ngurusin anak orang lain, anak sendiri ga diurus', ya Tuhaaan, kalimat seperti itu jelas menyakitkan sekali bagi seorang ibu. Saya kagum dengan ketegaran beliau dan kepercayaannya kepada Tuhan. Dan begitulah sosok pemimpin yang tepat menurut saya.

Kebetulan, skripsi saya kemarin mengenai kepemimpinan. Menurut Islam, jabatan pemimpin tidaklah untuk diminta. Bahkan, jabatan itu dilarang diberikan kepada siapapun yang meminta. Ada hadis yang mengatakan bahwa jika kita meminta sebuah jabatan, saat itulah jabatan itu akan terasa berat bagi kita. Sedangkan ketika kita tidak meminta jabatan tersebut, Tuhan lah yang akan membantu kita menjalankan amanah tersebut.

Dari begituuu banyak skandal politik (alaaahh, kayak tau-tau aja nih) saya rasa hadis tersebut terbukti benar. Begituu banyak orang yang berkoar-koar, berjanji ini itu jika dia diberi jabatan X,  pada akhirnya dia melakukan hal yang menyimpang, yang tidak sesuai hukum dan merugikan banyak orang. Menurut saya sih, karena ketika seseorang meminta suatu jabatan, pasti 'ada udang di balik batu'. Apalagi yang sampai menghalalkan begitu banyak cara untuk mendapat jabatan tertentu, pasti kalau udah 'jadi' dia cari 'kembalian' ya kan? cmiiw..

Coba dipikir, kalau ada seseorang yang tidak berharap mendapat jabatan tertentu, lalu dia diberi jabatan tersebut. Pasti dia merasa berat memikul tanggung jawab besar itu, takut mengecewakan, takut menyalahgunakan amanah. Pada akhirnya dia selalu berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan, selalu meminta pertolongan dan petunjuk Tuhan setiap saat, saking takutnya salah. Di situlah, janji Tuhan untuk selalu membantu hamba-Nya yang meminta pertolongan.

Kalau menurut saya, posisi atau jabatan itu berat. Bahkan bisa dibilang cobaan bagi manusia. Ketika posisimu di atas, siapa sih yang tidak merasa senang? Yang tidak bangga? Nah, itu rawan kesombongan. Rawan berbuat menyimpang. Saya jadi mikir kadang-kadang, PD banget itu orang-orang yang mencalonkan diri jadi anggota DPR, Wapres, Presiden. Emang yakin sanggup memimpin segini banyak rakyat Indonesia? Yakin bisa menjaga amanah yang berat ini? Ingat, jabatan ga berhenti di dunia, melainkan sampai akhirat nanti masih harus dipertanggungjawabkan.

Ah, kebetulan tadi sore leyeh-leyeh saya denger eyang kakung lihat berita tentang Akil Mochtar, ketua MK yang seharusnya menjaga keadilan di negara ini. Dia aja 'nyelewengin' tugasnya, apalagi bawahannya? Ah, saya sok tau berita banget nih, sekali lagi cmiiw yahhh...

Nih, ayat tentang perintah menegakkan keadilan, saya lampirkan supaya lebih keren:
4:135   :    Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Maha Teliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan

Yahh, apalah saya ini menulis beginian.. Tapi semoga bermanfaat yahh..

Best Regards,
xoxo

My Favourite Moisturising Routine

Assalamualaikum...
Haihaiii^^ Setelah sebelumnya saya menulis tentang Face Cleanser Favourite saya, kali ini saya ingin membahas rangkaian produk pelembab favorit saya.. Mengapa pelembab? Mengapa bukan sunblock, bedak, atau lainnya?

Bagi saya, hal yang paling penting untuk kulit saya adalah pembersih dan pelembab. Dan alhamdulillah saya sudah bertemu dengan produk yang sangaaat saya suka untuk dua hal tersebut. Sunblock/sunscreen juga penting banget sih, tapi saya belum punya produk favorit. Hmmm, sementara ini masih suka switch dari satu produk ke produk lainnya, ganti-ganti dan coba-coba produk lain saat kehabisan. Mungkin nanti kapan-kapan saya menemukan yang cucok dan bikin saya ga bisa ganti, baru akan saya bahas di sini^^

Oke, let's start...

Sudah buanyaaaak banget beauty blogger yang bahas produk ini di blognya, tapi ga apa kan saya juga review versi saya sendiri? Saya suka suka suka banget sama rangkaian produk Hada Labo. Awalnya dulu waktu dia belum masuk ke Indonesia, pernah ngincipin punya temen yang beli kemasan share in bottle gituu. Dan iya, dulu emang terasa kenyal gitu kulit wajah saya setelah pakai, tapi mungkin karena cuma coba sekali-dua kali aja, saya jadi ga tertarik buat beli sendiri. Mana mehong gilak kan kalo beli yang dari Jepang ituu... Menurut saya waktu itu, untuk pelembab aja ga perlu lah yaa beli sampe mahal-mahal dan impor segala..

Sampe suatu hari ada kabar gembira Hadalabo masuk ke Indonesia. Dan di Surabaya waktu itu baru ada di beberapa tempat. Temen saya excited banget, bela-belain ke tempat (dimana saya lupa, apa JMP yah?) yang kabarnya Hadalabo lengkap baru ada di sana aja. Dan saya juga lupa dia beli apa aja waktu itu, saya belum tertarik untuk cobain.

Sampai akhirnya pelembab saya habis (waktu itu ganti-ganti antara Olay white radiance sama Clean n Clear moisturiser), saya coba beli Hadalabo lotion. Saya beli seri Gokujyun for dry to normal skin. Awalnya biasa aja sih, emang suka sama acara tepuk-tepuk muka dan lotionnya terserap dan efek 'mochi-mochi' terjadi (walaupun ga heboh kayak iklannya). Lama-lama saya ngerasain kulit saya pakai lotion itu cocoook banget, jadi luembab ga bikin oily, bersih, lembut, halus (uwooo, amazing banget yak :3) pokoknya suka!

Ini lohh iklannya, efek mochi-mochi yang bikin kulit kenyal sampe kayak jelly
 itu ga terjadi segitunya sih kalo di saya ._. 

Lalu, bagaimana tekstur lotionnya?? Sabar-sabar, bahas packaging dulu yah...

Kemasan tampak depan

Kemasan tampak belakang
Lotion ini dikemas dalam botol plastik ukuran 100ml warna putih full, yang berwarna hanya tulisan label yang berisi nama produk, ingredients, cara pakai dll. Untuk kemasan plastiknya, sebenernya aman yah kalo ma dibawa kemana-mana karena aman dari pecah, tapiii...


Model tutup seperti ini yang tidak meyakinkan saya dia travel friendly. Model tutup flip begitu menurut saya rawan terbuka sendiri apalagi kalo ditaruh wadah make up yang biasanya full barang dan dibawa pergi kan keguncang-guncang. Atau kalaupun ga terbuka, saya takut aja cairannya ngrembes, kan cair bangeeet...


Itu lotionnya yang bening saya kasih tanda panah. Cair hampir kayak air, bening, ga berbau. Cara pakainya tinggal di tuang ke telapak tangan gitu, lalu ditepuk-tepuk di wajah. Kalau saya sih suka nepuk-nepuk dan nutup muka pakai tangan sampai di bener-bener meresap.

Awalnya saya hanya pakai lotion ini saja sebagai pelembab. Hingga suatu hari kulit saya terasa kasar, kering banget waktu itu sepulang dari rumah Jember. Mungkin karena perbedaan suhu yang cukup drastis antara Jember dan Surabaya, sampai bikin kulit saya kering banget. Jadilah saya coba beli Hadalabo Milk sebagai tambahan pelembab dan foaming wash supaya saya bisa cuci muka sekalian melembabkan kulit wajah.




Bentuk botolnya persis sama dengan lotionnya, hanya berbeda tulisan di labelnya. Milk ini juga sama, ga ada bau apapun, tapi warnanya putih susu.

Cara pakainya pun saya samakan, dengan ditepuk-tepuk di muka. Hanya saja, teksturnya yang lebih pekat daripada lotion, menurut saya membuat milk ini lebih lama diserapnya. Saya pakai milk ini ga setiap hari, melainkan hanya saat kulit saya terasa kering banget.




Botolnya Hadalabo banget deh, dilengkapi pump diatasnya untuk ngeluarin foam/busa nya.


Makenya gampang banget, tinggal ditekan pump nya lalu usapkan busanya ke wajah. Kalo saya sih 1-1,5 pump udah cukup banget. Kita pijat wajah menggunakan busa itu. Dibilasnya guampang dan setelah dibilas terasa banget kulit wajah lembab. Ga ada efek ketarik, ga ada rasa keset-keset gimana. Lembab.

Pernah beli foaming wash ini sama temen saya, dia komentar 'bukannya lebih hemat yang facial wash biasa? Kan bisa dibikin busa jugaa.. Kamu beli ini sama aja beli busa dong?' Hmmm, akhirnya saya coba juga sih facial wash yang biasa. Lagipula pembersih yang bentuk ini emang susah carinya, di Surabaya saya baru nemunya di Bonet doang..

source: Google
Ga apa yaa aku ambil dari inet ajaa, karena udah males bangkit ambil sabun ke kamar mandi dan foto-foto.. Maap yahh atas kemalasan sayaa..

Dia modelnya kayak pembersih biasa. Tinggal ambil dikit ke tangan, lalu diusap-usap sampe keluar busanya, baru diusap ke wajah. Tadi baru saya coba gosok-gosoknya pakai shower puff, bisa bikin busa banyak juga ternyata, tapi karena pakai puff gede, yaa ga buanyak juga sih. Mungkin kalo pake cleansing net bisa dapet buanyak ya busanya.

Saya personally lebih prefer facial wash yang pump. Lebih higienic aja rasanya, dia bentuk pump ada di kepala botol dan ada tutupnya, jadi meminimalisir kuman-kuman di kamar mandi masuk. Sedangkan kalo yang model tube biasa, kan lubangnya di bagian bawah (kok agak ga enak ya bahasanya), gampang terendam air kalo bak mandi penuh, ah pokoknya kurang sreg aja lah kalo yang tube biasa. Tapi emang lebih murah daripada botol pump sih ._. Masalah efeknya ke kulit samaan kok, sama-sama lembut dan melembabkan juga^^

Oke, kayaknya cukup sekian deh review kali ini tentang moisturising routine favorit sayaa :3
Best Regards,
xoxo

Just WHAT A DAY!!!

Dari judulnya kaya emosi yaa, tapi nggak kok.. Kalem aja iniii,hehehe.. Tapi hari ini hectic banget deh.. Buat yang lagi nganggur dan mau baca post randomku hari ini, sila scroll down sampai habis yahh.. Emang ga penting sih, tapi lumayan kan daripada kamu mlongo gaje ga ada kerjaan..

Kebetulan saya lagi libur sholat, biasanya saya santai aja bangunnya. Kebangun, ketiduran lagi, kebangun, ketiduran lagi. Toh lagi ga ada agenda mepet-mepet gitu kan.. Tapi hari ini beda. Tadi pagi-pagi saya kedengeran suara kucing lagi berantem. Menggeram dan meong-meong keras banget. Tapi saya pikir ya masa bodok lah yaa, biar aja kucing berantem, saya masih pengen leyeh-leyeh. Ehhh tiba-tiba si kucing itu manjat mungkin yaa, pokoknya dia udah ada aja di atas atap asbes rumah saya. Tau kan, atap yang bening dari plastik supaya cahaya matahari bisa masuk itu lohh.. Nah, si kucing dua itu ribut banget di atas situu, pas di sebelah kamar saya. Emang udah sering ada kucing lari-lari gitu, entah naik lewat mana diaa.. Tapi kali ini tragedi terjadi.

Mungkin gara-gara kucingnya gede banget, mana dia ada dua, berantem pula, jadi atapnya keberatan daaaan... jebol. Iyaa, jebol! gubraaaaak gitu. Saya kedengeran bunyi 'gedebuk' pelan. Wah, ini ada yang ga beres nih, ga kaya kucing lari-larian biasanya. Saya langsung bangkit dan lari ke samping kamar. Di rumah saat itu seperti biasanya hanya ada eyang uti dan kakung, tante sama om lagi kerja. Eyang uti juga bergumam gara-gara kucing ramai itu. Dan benerrr, kucingnya terperosok masuk rumah, dua-duanya!

Tadinya saya mau bukain pintu biar mereka keluar, sok jagoan ceritanya. Kan saya yang termuda di rumah, harusnya saya membela dan melindungi para sesepuh di rumah. Tapi saat saya mendekat mau buka pintu (pintunya ada di belakang dua kucing itu), kucing-kucing itu menatap mata saya lekat-lekat, sambil menggeram. Saya jadi takut kann.. Apa daya, saya lapor ke eyang uti kalo kucingnya itu terperosok dan masuk rumah. Atapnya rusak keberatan beban kucing. Nah, eyang uti saya emang dasarnya jagoan, sambil ngomelin si kucing, beliau bawa tongkat pel sebagai senjata, pelan-pelan buka pintu di belakang kucing, walaupun beliau juga ga berani dekat-dekat. Lha gimanaaa, kucingnya kereng gituu, ibaratnya manusia, mereka laki-laki besaaar badannya, tampang preman, lagi emosi. Salah-salah bisa kita kan yang kena cakar atau gigit, hiiiii...

Dan saya hanya bisa memandangi dan teriakin eyang uti dari belakang. *garuk tembok* Lalu kami bertiga (saya, eyang uti, eyang kakung) berdoa semoga hari ini cerah ceria, ga ada hujan. Kan atapnya rusak, kalo hujan air bisa membanjiri masuk dong... aaamiiin

Oke, lanjut.

Jadi ceritanya hari ini saya mau ngurus KIPEM. Buat yang gatau kipem itu apa, saya juga gatau kepanjangannya apa, tapi intinya itu adalah KTP Sementara. Saya di Surabaya ini kan statusnya perantau ya, jadi harus punya kartu identitas itu. Kemarin-kemarin banyak kos-kos an di grebek polisi di sini. Untungnya saya ga kos, jadi ga kegerebek. Tapi sebagai warga negara yang baik, harus tetep segera ngurus kipem ini, bahkan ketika polisi belum menyadari keberadaan saya. *emang siapa ci yang tau eksistensimu?* 

Rencananya, setelah urusan beres saya mau belanja beberapa keperluan, jadi saya pake baju cantik, kali aja ketemu siapa gitu kek *emang siapa?* *lupakan* kan mau jalan ke mall :3
Setelah ke kantor kelurahan, ternyata saya harus ke Dispenduk dulu bayar denda karena surat keterangan dari kampus dan desa asal saya udah mati (ngurusnya udah Oktober lalu, baru lanjut ke kelurahannya hari ini, udah basi banget). Dari Dispenduk baru saya lanjut ke kecamatan, dan ternyata lagi jam istirahat.

Ya ampun, itu tengah hari, matahari di atas kepala, beneran saya non stop ke sana kemari. Akhirnya saya memutuskan untuk belanja keperluan dulu, sekalian ngadem n beli minum, Haus beud euy! Jam 1-an baru saya balik lagi ke kecamatan, antri, dan ternyata harus fotokopi KTP dan beli map, jadi jalan kaki keluar gang dulu cari fotokopian. Di situ saya sadar kalo saya saltum. Harusnya kalo niat ngurus begituan, pake celana plus baju kaosan ajaa --a Tapi dijalani dengan ikhlas deh, kan warga negara yang baik katanya..

Oke, urusan kipem selesai, tinggal ambil 7 hari kerja lagi. Saya pulang. Saat itu cuaca masih terang benderang, panas terik, khas Kota Pahlawan. 

Saya tiduran di kamar dengan lampu menyala. Suasana tenang dan damai, eyang uti dan kakung sedang sare, tadinya saya juga mau tidur. Ehh, ada suara tetes air hujan. Saya keinget jemuran yang sedang tidak aman (karena atap jebol gegara kucing tadi) dan udah kedengeran eyang uti nutup-nutup jendela (kan, eyang uti saya itu jagoan) saya bangkit keluar kamar. Ternyata gelaaaaap banget di luar, udah kayak mau maghrib itu lohh..

Buru-buru saya ambili jemuran, bantuin eyang uti ambilin ember buat tadah hujan. Hujan semakin beringas, angis semakin keras, suasana memanas. Eh, dingin se. Tapi khawatir banget karena kayak ada badai, mana rumah sedang tidak terlindungi (lagi-lagi saya mau nyalahin kucing tadi sebagai perusak rumah). Oke, bersyukur akhirnya Surabaya hujan, setelah kemarin-kemarin panaas dan lama udah ga hujan. Tapi kenapa di saat atap jebol? Kan jadi ga bisa menikmati leyeh-leyeh denger suara hujan sampai ketiduran :(

Saat saya nulis sampai paragraf ini pun, hujan masih deras, di luar masih gelap, suara gluduk halilintar masih bersahutan. Doakan semoga segera mereda yaa.. Paling gak, ga dueres-dueres banget lahh..

Wish you have a nice day guys^^

Celebrity Crush This Week!!

never get enough looking at him <3

Okeokeee, bukan celebrity crush this week sih, tapi all my life *lebay*
Siapakah dia??
Tidak lain tidak bukaaaaan, JANG GEUN SUK!!!
Uwouwooo, setelah beberapa waktu saya melupakan dia, beberapa hari ini saya kepikiran dia lagii.

Berawal dari saya sakit berapa hari ini.. Badan panas, pilek berat, beneraaaan ga bisa bangkit dari kasur. Bisa sih bangkit aja, tapi ga enak banget gitu deh badannya. Jadilah, hal paling nyaman yang bisa saya lakukan adalah nonton film sambil tiduran.

Kemarin-kemarin saya udah nonton beberapa K-Drama tapi belum sempat sampai kelar, entah karena bosan atau keputus kegiatan lainnya. Seperti The Heirs, saya belum nonton sampe habis, sekitar episode 10 apa yah saya berhentinya? Katakanlah saya ga ngikutin The Heirs yang heits itu, saya malah pindah Reply 1994 yang katanya lucuuu abis abis deh. Emang lucu bangeeet tapi lagi-lagi saya berhenti sampe episode 11 apa yah, lupaa.. Terus pindah lagi dong ke serial Jepang Aozora no Tamago, ini malah sampe episode 4 aja kayaknya saya berhenti, hehehe. Emang sih, saya gampang bosan dan cenderung ga terlalu 'tergila-gila' terhadap sesuatu. Jadi kalau udah kepotong di tengah yaa seringnya lupa deh mau lanjutin.

Jadi, drama yang Jang Geun Suk  main ini judulnya Pretty Man dan katanya di Korea sana ratingnya rendah banget, The Heirs itu yang nomor satu lah ratingnya.. Tapi mungkin karena momen saya nonton pas saya ga bisa ngapa-ngapain ditambah yang main di JGS saya berhasil nonton sampai ending!!

Saya ga ngerti perfilm-an yaa, entah setting, alur cerita de el el gimana yang dinilai bermutu, bagus, dramatis dsb.. Tapi yahh Pretty Man ini bagus aja sih menurut saya. Ga ngerti deh apa yang membuat dia kalah rating sama The Heirs. Apa karena The Heirs yang main ganteng-ganteng? Lee Min Ho gitu yee.. Tapi jujur aja, Lee Min Ho belum pernah meluluhkan hati saya, kekeke. Oke dia ganteng, aktingnya bagus, pas nonton dramanya sih yaa saya suka sih. Tapi begitu dramanya selesai, oke, the end.

Nah, JGS ini lain.. Dia yang membawa saya mau nonton K-Drama dulu. Sebelumnya, saya sering ngece teman saya yang suka korea-korea an. Hahaha. Suka aja sih sama karakter dia kalau di drama, entah di dunia nyata dia kayak gimana yah, tapi selalu kalau di drama karakter dia begitu, suka deh. Hahaha

Untuk cerita Pretty Man ini sih yaa masih tetep tentang harta, kedudukan gitu deh. Tentang anak terbuang orang kaya yang mulai mencari 'pengakuan' orang tuanya. Tapi kalau yang paling saya perhatikan di drama bukan hanya Dok Go Ma Te (nama JGS di drama ini) yang ganteng ajah :3

Yang paling saya dapet pelajarannya di drama ini adalah 'belajarlah dari orang lain'. Banyaaak sekali hal yang orang lain pernah alami, yang kita tidak pernah alami sendiri. Yang orang lain pelajari dari jalan hidupnya dan kita belum berkesempatan untuk mempelajarinya sendiri. Nah, menurut saya sih, kalau kita nunggu untuk mengalaminya sendiri baru belajar, ga cukup kali yaa seumur hidup kita buat belajar satuuu aja fase hidup *oke,abaikan istilah-istilah aneh, but you get my point right?* Bolehlah kita intip dan ambil pelajaran dari cerita dan pengalaman orang lain. Dengan begitu, tidak perlu nunggu sampai tua kita bisa belajar banyaaaak hal, punya banyaaaak cerita dan pengalaman hidup. Lalu, bagaimana bisa kita belajar banyak pengalaman orang lain? Bertemanlah sebanyak-banyaknya^^

Bagus kan pesan moralnya? Itu diceritakan dengan cukup rumit dari perjalanan panjang Ma Te mencari pengakuan orang tuanya, yang merupakan orang kaya raya di Korea, hahaha. Klise sih, tapi menarik kok.


Saya kasih bonus :p

follow blog ini yahhh^^

Etude House Blending Sleeping Cream Review

Assalamualaikum..
Hallo everybody^^
Lagi-lagi review produk yahh.. Kali ini produk skincare dari Etude House: Blending Sleeping Cream Moonlight Spoon. Dari namanya aja, bisa kita tau ini produk sleeping mask atau sleeping cream, dibawa tidur sampe besok pagi. Kadang bingung sih, jadi bedanya sleeping mask sama night cream apa yah? Mungkin beda kandungannya yaa. Kalo night cream boleh lah dipake setiap malam, kalo sleeping mask/cream mungkin ga tiap malam yah, karena propertiesnya lebih 'pekat' #sotoy. Kalau ada yang lebih tau bedanya apa, boleh sharing di comments yah^^

Nah, Blending Sleeping Cream (namanya panjang, saya singkat BSC aja yah :p) ini sendiri hadir dalam sepaket masker dengan varian berrrrmacam-macam. 

Saya pribadi sukaaa banget sama warna-warninyaaa, colorful pastel cute banget <3
8 varian itu terdiri dari Blueberry (Antioxidant & Moist) ; Olive (Richly Moist) ; Shea Butter (Nourishing & Moist) ; Royal Jelly (Firm & Moist) ; Rosehip (Bright & Moist) ; Evening Primerose (Shine & Moist) ; Green Tea (Clear & Moist) ; Seaweed (Smooth & Moist)

Nah, kalo ditata seperti ini bagus banget kan warnanyaa ^^

Nah, dari macam-macamnya tampak sekali bahwa tujuan utama BSC ini adalah untuk melembabkan, dari setiap jenisnya ada kandungan melembabkannya. Kali ini, saya coba yang warna pink: Rosehip (Bright & Moist). Kenapa saya pilih Rosehip untuk dicoba? Jelaaas, karena ada tulisan 'bright' nya ._. Saya sedang obsessed untuk melenyapkan bekas jerawat dan noda hitam yang menghiasi wajah saya :(
Okay, get, set, readyyy GO! *ala ala Crayon Pop* 



Dari penampilan sendoknya, kelihatan kecil banget yah...
Di belakang wadahnya terdapat deskripsi kandungan produk, yaitu Rosehip extract (Rosa Canina Flower Oil), Lavender (Lavandula Angustifolia (Lavender) flower/leaf/stem extract), Chamomile (Anthemis Nobilis flower extract) dan Mint (Mentha Arvensis Leaf Extract). Selain itu ada instruksi cara pemakaian serta peringatan untuk tidak menggunakan pegangan sendoknya sebagai 'pemoles' ke wajah.

Nah, cara membukanya, pertama itu kertas pink yang imut disobek dengan rapih yaa. Kan sayang kalo kertasnya bagus-bagus sobeknya ga rapih. Setelah terbuka keseluruhannya, akan tampak sebatang sendok imut nan manis di dalamnya.


Lalu, tinggal dikelentek itu lapisan pembungkusnya, dimulai dari ujung pegangan sendok, hingga ujung sendoknya..


Setelah dilepas lapisan pembungkusnya, akan tampang pegangan sendok putih dan bagian sendoknya berisi gel transparan dan cream pink muda. Lalu, pegangan sendoknya dipatahin. Gunanya untuk dijadikan pengaduk saat mencampur adonan gel dan creamnya..

Paham kan mengapa pegangan sendoknya tidak boleh digunakan untuk mengoleskan produk?
Pegangan sendok ini terbuat dari plastik and not supposed to apply the cream.
Kalau maksa pakai pegangan ini buat apply cream ke muka, bisa-bisa kegores dan luka deh :(



Jadi, ceritanya gel itu adalah herb water-gel dan creamnya itu adalah cream rosehip nya sendiri, cmiiw. Setelah dicampur, warnanya tidak berubah, tetep pink lembut dengan tekstur creamy tp agak jelly dikiiit. Untuk aromanyaa, sepertinya tidak berbau yah.. Ada sih wangi-wangi dikiiiit banget, ga ganggu samsek tapi kasih efek relaxing juga nggak. Jadi saya bisa bilang BSC ini cenderung tidak berbau, hehe


Begitu di apply ke wajah, bisa dibilang agak lengket, seperti sleeping mask lain yang pernah saya coba (padahal baru pernah pake sleeping mask satu doang :p) Dia membentuk semacam layer di kulit yang melembabkan, lama-lama dia terserap tapi kalo saya tetep ngerasa ga 'tega' buat pegang-pegang wajah waktu pake BSC ini, takut aja kegesek  terus kebawa tangan, hehe. Tapi kalo disentuh doang, kulit terasa lembaaaab banget.

Nah, saya sendiri awalnya mikir ini BSC dikit banget yah, sendoknya kecil gitu. Tapi begitu dilihat sendiri isinya, ternyata quite enough for entire face, bahkan saya bisa bilang ini too much untuk sekali pemakaian. Jadilah naluri pelit saya muncul, saya pakai secukupnya aja di wajah, sisanya saya biarkan diwadahnya, saya tutup plastik. Kalo punya plastik wrap di rumah, enak banget nih, tapi karena saya ga sedia plastic wrap, saya tutup plastik bekas biasa lalu saya isolasi.

Ini foto nggak penting,harusnya dihapus aja.
Entah kok pas banget itu tulisan 'Selection'-nya di tengah, macam yg punya merk ._.
Saya rasa satu buah BSC ini bisa sampe 3 kali pakai kalau mau pelit. Tapi kalau kamu suka kehigienisan masker dan ga pelit kayak saya, bisa ini BSC makainya di layer gitu, karena kalau menurut saya pribadi sewadah itu terlalu banyak untuk dipakai sekali di satu wajah. Atau kamu punya wajah lebih dari satu? *JK :p

Overall, saya suka banget sama sleeping mask ini. Packaging baguuus banget, imut, warnanya saya suka. Teknik pakainya berasa saya bikin sleeping mask sendiri, suka. Tapi bagi yang ga suka repot, mungkin ga cocok yahh dengan metode aduk-mengaduk itu. Dan yang pasti, efek melembabkannya TOP! Mencerahkannya tidak terlalu tampak (saya menilai produk mencerahkan itu dari cara dia memudarkan noda hitam saya), tapi bikin paginya bangun tidur dan cuci muka, kulit terasa lembut, halus dan glowing^^
Pengen coba jenis yang lainnya sih, tapi habisin yang ini dulu deh, hehehe

Mau cobain? Harganya untuk sepaket masker itu sekitar 160ribuan (dapet 8 macam sleeping cream), jadi yaa lumayan mahal kalo dilihat-lihat yah, tapi kalo dilihat dari efeknya di kulit, it's worth the price, apalagi kalau kamu gadis pelit hemat macam sayaa :3

Best Regards,
xoxo

Just Share about Me Now^^

Assalamualaikum^^

Hai semuanyaa.. 
Bagi para follower blog ini atau teman-teman yang suka mengikuti update blogpost saya sejak dulu, pasti mulai menyadari bahwa ada perubahan konten updates blog ini.  Ya sih, akhir-akhir ini saya lebih sering post tentang review produk kosmetik, beauty blogging dan sejenisnya lah.. Hal itu dikarenakan saya memang sukaaa banget sama dunia dandan, produk kosmetik, skincare dan sebangsanya dari dulu, hanya saja mulai ada rasa percaya diri untuk share tentang itu akhir-akhir ini. Dulu saya masih ga pede buat post foto saya di blog, masih malu buat memuat tulisan review produk (karena saya tau apa tentang produk ini bagus, produk itu nggak?), jadi lebih suka jadi silent reader aja dulu. Tapi alhamdulillah, sekarang saya mulai berani buat nulis opini tentang produk-produk yang saya pernah pakai, make up playing yang saya lakukan, dan hal-hal berkaitan dengan dunia wanita lah yaa.. 

Hmmm, apakah blog ini akan berubah menjadi beauty blog beneran? Yang isinya hanya review dan tutorial make up dll? 

Jawabannya, NOPE.

Bagi saya, blog adalah tempat saya sharing sedikit tentang kehidupan saya, yang berarti bukan hanya kesukaan atau hobi saya, tapi juga opini tentang banyaaaak hal di sekitar saya. Juga imajinasi atau cerita-cerita fiksi yang kadang-kadang muncul di kepala saya, insyAllah tetap saya tulis di sini. Hanya saja, hal-hal semacam itu kan tidak selalu ada yah, jadi yaa dimaklumi yaa kalau mungkin nanti malah kebanyakan review produk daripada fiksi-fiksian atau opini-opini kehidupan, hehe

Lhah, kan katanya kalau punya blog yang bagus itu ada konsepnya blog itu berisi tentang suatu hal yang spesifik? Jadi follower atau pembacanya ga bingung, bisa merasakan konsistensi isi.. Bagaimana?

Oleh karena itulah, blog saya ini judulnya MAPASSIONNE. Mapassionne ini bukan singkatan sih, hanya gabungan kata My + Passion, yang artinya passion saya. Jadi boleh dong yaa saya nulis di blog saya ini hal apaaaapun yang saya sukai, yang benar-benar sesuatu yang amat sangat saya cintai, things I can't live without. Sub-judulnya aja I see, I think, I write, I live, jadi apapun yang saya lihat, apapun yang saya pikirkan, itulah isi dari blog ini.

Alamat blog saya saja leftorite. Itu ada 2 arti. Mau tau artinya? Mau dong yaaa *maksa*
Left + to + write    - Artinya saya tersisa untuk menulis. Kok aneh yaa? Pokoknya, keberadaan saya ya untuk menulis sesuatu. Gitu dehhh..
Love + to + write  - Artinya saya sangat suka untuk menulis sesuatu. 

Hahaha, berapa tahun saya punya blog, kayaknya baru ini ya saya nulis arti dari nama blog saya. Ah, kan katanya 'apalah arti dari sebuah nama', tapi nyatanya emang nama itu sering mencerminkan apa isinya sih, walaupun tidak selalu..

Ah, pada intinya, saya di sini mendeklarasikan bahwa saya akan banyak menulis tentang review produk (tidak menutup kemungkinan produknya di luar produk kecantikan ya), tutorial, dan semacamnya, tapi teteeeep lah tidak meninggalkan menulis hal-hal seperti saya biasanya dulu, seperti opini tentang suatu hal, keseharian saya, cerita fiksi, dan lain-lain. Semogaa apapun yang saya tulis di sini bermanfaat yah buat para pembaca dan follower blog ini.

Walaupun post kali ini tidak bermanfaat, yang baca sampai paragraf ini makasih banget udah membuang waktunya untuk baca sampai selesai^^

Best Regards,
xoxo

My Night Skincare Routine Series 3 - L'oreal White Perfect

Assalamualaikum..

Yeaaah, finally we come to the last step of my skincare routine before bed :3
Oya, saya nulis serial ini murni saya sharing produk yang fine-fine aja di kulit saya sejauh ini dan emang saya merasa kulit jadi lebih bersih dan cerah aja. Jadi mungkin bisa jadi referensi teman-teman yang lagi cari-cari skincare sebelum tidur^^ Hehehe

Oke, cukup sudah prolog nya yaa.. Saya mulai review night cream yang saya pakai, yaitu L'oreal White Perfect. Sebelum ini, night cream yang pernah saya pakai hanya night cream racikan dokter kulit saya kalau kulit saya sedang bermasalah. Kalau lagi oke sih, saya ga pakai night cream. Dulu pernah saya coba Elicina, snail cream gitu, sebagai night cream saya. Tapi saya rasa itu terlalu 'thick' teksturnya, jadi kerasa ga nyaman aja gituu, bikin males pakai. Hehe


Lalu suatu hari saya ke konter L'oreal barengan beli Pre-essence itu, saya beli night cream ini. Lagi diskon kan ceritanya. Dan saya pikir, saya pake serum, pre-essence, kalo ditambah night cream makin cetar kali yahh. Jadilah saya beli ini. Waktu diskon, rasanya harga ga sampai 100 ribu waktu itu, affordable lah.

box dalam

L'oreal tampaknya selalu 'mendobel' kemasannya dengan kemasan versi Bahasa, hehe

Kemasan night cream ini dalam jar kaca. Cukup tebal ya kacanya kalau menurut saya, jadi cukup berat kalo dibawa-bawa dan ga travel friendly jadinya. Tutupnya dari plastik yang cukup kuat, lalu di bawah tutupnya ada tutup lagi untuk membatasi antara krim dan tutup jadi krimnya ga meluber kemana-mana (krimnya cenderung agak cair).







Night Cream ini sifatnya hanya mencerahkan, bukan memutihkan. Jadi hanya meratakan warna kulit deh rasanya. Dia juga bersifat soothing atau menenangkan. Jadi, begitu di apply ke kulit wajah, krimnya lembut, adem, blending nya cepet karena cenderung cair. Untuk meresapnya sendiri  agak lama yah dibanding pre-essence dan serum yang sebelumnya saya review yah, tapi menurut saya gapapa, toh ini step terakhir. Hasil akhirnya, kulit ga matte banget, tapi ga oily juga rasanya. Dibanding Elicina, dia ga terlalu lengket sih, tapi dibilang lengket yaa lengket. Ga kayak night cream dari dokterku yang cukup matte hasilnya (kalo make tipis-tipis).



Oya, dia ga dilengkapi spatula, jadi kalo mau ambil harus colek-colek gitu. Kurang higienis ya rasanyaa. Aromanya sedikit harum, tapi ga banget-banget kok harumnya, enak aja menurutku.

Repurchase? No. Aku prefer cobain produk lain aja karena ini sepertinya hasilnya so-so, not really amazed me, heheh

Okeddeeehhh, akhirnya serial Night Skincare Routine saya THE END yahh.. Untung selanjutnya enak nulis apa lagi yahh??? Buat yang mau kasih masukan, silahkan^^
Baiklaah, selamat menyongsong minggu baru lagi yahh, kembali ke rutinitas, ayoooo semangaaaat!!! *pasang ikat kepala*

xoxo

Hati yang Kuat

Saat diri ini mantap Dengan hati yang kuat Untuk meninggalkan aku yang dulu Lekas pegang erat keinginan itu Ingat, niat baik sanga...