Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2012

Bermuka Dua Itu Penting?

Berawal dari obrolan ngalor-ngidul dengan kakak saya, sampai pada topik yang menegangkan [agak lebay] tentang [lagi-lagi] KKN saya. Ceritanya tuh... hmm, rahasia deh, pokoknya menegangkan. Nah, dari situ kakak saya bilang, ada saat tertentu kita harus bisa bermuka dua.
Maksudnya, akan ada suatu saat nanti kita harus bisa 'mengambil hati' seseorang karena kita butuh orang itu. Sedangkan orang itu mau dekat dengan kita karena ada sesuatu dan lain hal yang dia inginkan, padahal hal itu tidak mungkin kita penuhi. Di saat itulah, kita harus bisa bersikap meyakinkan, padahal sebenarnya kita tidak melakukan apa yang dia minta. Paham?
Ada banyak alasan kita harus setuju dengan taktik bermuka dua. Satu, untuk menjaga hubungan kita dengan orang yang bersangkutan, bahkan dengan orang di sekitar kita. Dua, untuk menjaga orang lain supaya tidak 'tersakiti' jika kita terlalu 'jujur'. Tiga, jika permintaan orang ybs benar-benar mustahil untuk dilakukan karena bisa mengganggu…

Kolaborasi antara Ujian dan Packing

Well, bisa dibilang saya terlalu excited mempersiapkan perbekalan pengembaraan seminggu lagi. Karena mulai sekarang, H min seminggu lebih, saya sudah mengumpulkan beberapa barang yang saya anggap penting untuk dibawa 'berpetualang'. Tapi saya rasa, memang perlu semua barang dipersiapka jauh-jauh hari supaya tidak ada yang tertinggal karena kalau sampai ada yang kelupaan, repot urusannya. Semua karena saya akan 'terdampar' di sebuah tempat yang sepertinya cocok untuk syuting 'Jika Aku Menjadi' campur 'Ethnic Runaway' campur 'Dunia Lain'.
Bisa dibayangkan kamar saya jadi penuh barang-barang packing untuk minggu depan. Tas dan lain sebagainya bergerombol di pojok ruangan, menunggu pemeriksaan terakhir seminggu lagi. Semua barang itu bercampur dengan handout materi ujian saya yang bertebaran dimana-mana. Alhasil, kalau saya duduk di depan laptop seperti ini, jadi malas mau bangkit lagi karena susah melangkahkan kaki melewati semua barang saya. 


 Mel…

Pelajaran Hari Ini : Membuat Jamu Instan Sendiri

Berawal dari cari-cari ide untuk program kerja KKN, saya ngobrol-ngobrol dengan kakak saya dan ditawari untuk belajar membuat jamu. Saya pikir, karena tidak ada ide lain ya dicoba saja dulu. Lagipula pada waktu survey, pak desa bilang kalau orang desa situ suka minum jamu apa gitu, saya lupa. Akhirnya saya membuat janji dengan kakak untuk 'dikursusi' hari ini.
Pagi-pagi saya ke pasar untuk beli jahe [yang gampang dicari] untuk bahan utama. Pada dasarnya bahan apapun sama cara membuatnya, ya ada yang berbeda tapi beberapa saja. Tapi karena saya mencari yang paling sederhana membuatnya, ya jahe saja. Setelah itu agak siang saya berangkat ke rumah kakak dengan membawa jahe setengah kilo dan gula satu kilo. Begitu sampai, saya mendapat 'kuliah' tentang macam-macam cara penyimpanan bahan-bahan jamu supaya lebih awet dan pengolahannya. Walaupun 'kuliah'nya instan dan poin penting saja yang disampaikan, setidaknya saya mengerti intinya.Setelah beberapa menit mendapat…

Obat Jerawat Baru bin Aneh

Mungkin yang akan saya ungkapkan di sini bukan hal baru lagi buat teman-teman yang sudah pernah tahu. Tapi bagi saya, cara ini masih tergolong sangat baru dan aneh sekali, tapi ternyata terbukti ces pleng... [kayak promo ya??]

Nggak kok, saya tidak promosi, hanya berbagi informasi. waktu itu saya pernah dengar dari teman, kalo jerawat ditotoli benda ini, jerawat akan cepat kering. Satu teman saya mencoba dan berhasil. Kebetulan, akhir-akhir ini muncul beberapa jerawat menyakitkan di wajah saya. Iseng-iseng saya cobaa, dan hasilnya mengejutkan! Besoknya setelah saya totoli obat rahasia ini, jerawat kering dan copot!

Mau tahu obat ini apa?? Obat ini bernama minyak angin cap kapak. Minyak yang sangat manjur untuk gejala masuk angin, nyeri haid, dan segala macam yang berkaitan dengan angin. Setidaknya, manjur bagi saya. Makin cinta deh sama minyak kapak.. Hehehe.. [apasih?? --a]

Intinya, coba deh pakaikan minyak kapak tepat di jerawat Anda. Serius, besok langsung kering! Jangan banyak-ban…