Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2012

My 'Me Time'

Saya rasa, semua orang wajib memiliki 'me time' dalam kesehariannya. Me time bukan berarti harus sendirian, menurut saya, pokoknya saat-saat apapun yang kita suka menurut saya bisa disebut me time. Karena pada dasarnya me time ada adalah untuk refresh semangat dan mood supaya tidak ada yang namanya kata stress.

Dulunya, waktu jadwal kuliah masih lumayan padat, saya suka sekali menghabiskan waktu dengan main internet, baca novel sambil denger musik sambil nyamil, jalan-jalan, atau sekedar nongkrong di kos temen. Justru sekarang setelah udah jadi mahasiswa semester akhir-akhir, saya jadi bingung mau ngapain ngisi waktu kosong, saking banyaknya waktu kosong, hehehe.. Baca novel sambil denger musik sambil nyamil jadi tidak lagi menarik. Main internet juga sudah mulai bosan. Nah, jadilah saya suka mengisi waktu dengan maskeran, ato ngapainin muka..Hehehe... Tapi balik lagi deh, kalo udah ga mood, males beneeeer mau ngapa-ngapain. Pengennya tiduraaan melulu, palingan mikir ini-itu k…

Surat dari Masa Lalu – September 2007

PROLOG: Sebelum membaca, perlu saya beritahu dulu, di bawah ini bukan hasil tulisan saya, tapi cukup menginspirasi saya selama ini dalam 'mengarahkan' pikiran saya. Mungkin juga bisa berguna bagi Anda, para pembaca. Tulisan ini sudah saya edit di sana-sini supaya bisa menjadi konsumsi umum. 

Beberapa tahun lalu, saat usiaku 17 tahun, aku pernah berdoa,        “Kini aku memohon pada-Mu Tuhan, tolong aku supaya menjadi dewasa, bukan lagi bersenang-senang, melainkan mempertimbangkan masa depan. Belajar menjadi dewasa ternyata susah, harus bisa mengalah, tidak berat sebelah. Bukan ‘lari dari..’ melainkan belajar memecahkan masalah dan mau meminta maaf jika bersalah. Menjadi dewasa berarti jujur terhadap dunia, tidak berpura-pura, menyimak yang baik, mengabaikan yang tidak baik, dan memperbaiki yang buruk. Aku harus belajar melihat dua puluh tahun ke depan, apakah aku akna menjadi orang yang bertanggung jawab, mau berkorban, dan penuh pengabdian? Apakah aku mawas diri? Apakah kuali…

Saya, Penikmat Karya

Saya selalu mengagumi seseorang yang bisa menulis. Bagaimana mereka bisa merangkai kata dan mengajak kita menyelami alam imajinasi mereka. Bagaimana mereka bisa membuat dunia sendiri yang bahkan tidak ada sumbernya di dunia nyata.
Saya suka cara mereka menyampaikan pikiran mereka. Darimana mereka menemukan ide cemerlang untuk menulis sesuatu yang menginspirasi orang lain? Bagaimana memilih kata-kata yang pas dari semesta kata yang kaya?
Saya adalah penikmat bahasa, rangkaian kata dan suara. Bahasa, penghubung komunikasi antar manusia. Kata-kata, begitu diubah rangkaiannya, akan berubah pula maknanya. Suara, seperti musik dan lagu, tidak selalu kata-kata, bisa juga hanya berupa rangkaian nada, bisa membawa emosi pendengarnya.
Mungkin satu yang masih belum saya nikmati, karya lukis. Saya kurang bisa menilai sebuah gambar atau lukisan. Gambar, bagi saya hanya gambar, tidak membawa emosi saya ke titik tertentu. Namun, saya juga menikmati karya film. Walaupun hanya untuk hiburan, terkad…

Hidup Ini Relatif

"Apa yang kamu pikir salah di sini, bisa jadi sahih di tempat lain. Racun bisa jadi obat. Obat bisa jadi racun." Tristan berhenti. "Oke, oke, maksud saya... relax! Matahari saja tidak muncul 12 jam di suatu tempat! Semua bergantung dimana kakimu berpijak." (Dikutip dari Akar, Dee).

Hidup ini relatif, tergantung perspektif Anda melihat suatu masalah dari sudut mana. Semua di sekitar kita diliputi kerelatifan. Saya melihat Anda egois, sebaliknya Anda yang menganggap saya egois.

Suatu saat kita berpegang teguh pada mana yang baik dan mana yang salah, di saat lain kita menemukan yang sebaliknya. Pernah saya melihat seseorang yang begitu sempurna, baik fisiknya, karirnya, semuanya. Tapi siapa tahu di balik itu semua ada hal negatif yang dia tanggung? Siapa tahu di pihaknya ada sesuatu yang dia envy ada di orang lain? Lagi-lagi semuanya relatif, boy.. Tergantung dari sisi mana Anda melihatnya...

Satu hari Anda melakukan sesuatu, akan ada yang memuji Anda, dan akan ada pu…

Have You Ever Stop Thinking?

I always feel that I never stop thinking about anything. Various thoughts always spinning in my head, good and bad thoughts as well. It happens agan and again, I'm thinking and thinking again. Usually, they're about future, desicions, plans, or just random things. How can I stop this? CAN I stop this? I mean, stop thinking randomly.

Then I found out that it's just human nature to think and over-think things. --a

Imajinasi Saya Sepanjang perjalanan

Bersyukur deh ada blogging assistant d hp yang lumayan membantu kebosanan di jalan.. hehe..

Jadi, tadi di jalan menuju pacitan, saya paham kata orang-orang tentang jalannya yang katanya naik-turun gunung. Ternyata beneraaan jalannya berliku-liku naik-turun.. kanan-kiri yang ada jurang, tebing batu, pohon-pohon tinggi meranggas, sungai berbatu di bawah, sawah terasering.. semuanya perpaduan warna hijau dan coklat, abu-abu dan biru bebatuan.. Fantastis!

bisa juga pikiran 'fantastis' itu hanya ada di kepala saya, karena  saya membayangkan hal-hal lainnya. Di kepala saya, yang ada seolah-olah kami terkurumg oleh tebing batu yang tuinggi itu. Seolah-olah kami ada di dunia goblin di bawah tanah. Atau di dunia elf, hutan-hutan rapat. Yang untuk menuju ke sana kami harus menembus terowongan rahasia. Hehehe

Imajinasi saya ketinggian ya?? But that's it.. saya berusaha mengambil beberapa foto, tapi sulit dengan keterbatasaan kamera hp dan laju mobil. Ditambah, lama-kelamaan saya pus…

Akhirnya, ada acara mudik..

Jarang-jarang nih keluarga ada agenda mudik ke luar surabaya. Biasanya, lebaran gini stay di surabaya aja. Jadi sejak kuliah, bisa dibilang saya gak mudik kemana pun.

Dari tahun ke tahun, agenda 'mudik' keluarga yang pasti surabaya, kadang-kadang aja ke jawa tengah, jogja atau semarang. Itu kalo ada acara kumpul keluarga bapak, tapi jarang sekali dan tergantung bapak lagi fit atau nggak. Soalnya bapak gak pernah memercayakan urusan nyopir luar kota ke kita-kita.. hehee..

Tapi tahun ini beda. Tidak direncanakan sebelumnya, keluarga ada acara mudik ke Pacitan. Sebelumnya, saya tidak pernah pergi ke pacitan. Katanya sih pacitan itu jauh, biasanya kalo jalan normal sekitar 7 jam, kalo macet gini, gatau deh berapa jam..

Tapi untung, pada dasarnya saya suka ada di perjalanan. Mudik gini, saya lebih suka di jalannya daripada di tempat tujuannya, walaupun bukan berarti saya ga suka pas udah sampai. Tapii, yaa suka aja liat mobil-motor pada tumplek blek di jalan, panas-panas gini. Ban…

5W 1H

There are so many 'Question Words' exist in this world of words. They are 'What', 'When', 'Where', 'Who', 'Why', and 'How'. Among all those words, in my opinion, 'Why' is perhaps the important one. Why is it important? (Nah, just now I'm asking using 'why' word, heheh)

Honestly, I found this statement in someone's blog, and I do have the same opinion. So, I want to share my thinking (again) here in my own blog. 'Why' wants reason as the answer. For me, the reason you do something is the most important one. Reasons show people's perspective for their doing. And that's the point of all.

I do really appreciate people who have reason for everything they've done. However strange their actions or decisions, I will appreciate it, as far as the reasons are rational. Just, they will be the responsible one for the outcome of their decisions.

And again, the next word that I think important after &…

T O D A Y

Hari ini sungguh spesial buat saya. Sejak saya kuliah, sepertinya ini hari kelahiran yang kembali berkumpul dengan banyak keluarga, termasuk ibu, adek, kakak, dll. Sayangnya bapak masih di kampung halaman, belum balik ke Surabaya. Tapi, intinya, saya senang sekali. Plus, hari ini bertepatan dengan malam takbiran. Malam terakhir Ramadhan.
Malam takbiran ini, saya merasa antara senang dan sedih. Senang, karena berkumpul dengan begituuuu banyak saudara. Selain itu, entah kenapa setiap tahun saya selalu menanti-nanti hari idul fitri. Padahal kalau dipikir-pikir, sepertinya dari tahun ke tahun saya masih belum melakukan perbaikan apapun.
Saya merasa, di akhir Ramadhan ini, begitu banyak hal yang saya lewatkan. Di saat 'harga' pahala seperti 'didiskon' besar-besaran, saya belum memaksimalkan 'hunting' pahala. Banyak waktu yang saya lewatkan dengan tidur, main, dan hal-hal gak penting lainnya. Bukannya berbuat kebaikan, saya masih sering 'nakal', bikin orang …

An Issue About Perfection

Katanya sih, orang Jawa itu nrimo, menerima apa adanya, pasrah. Yaa, maksud saya bukan pasrah yang berdiam diri, tapi pasrah yang menyerahkan segalanya pada Tuhan, mengikuti alur, let it flow...
Is there such a person like that in this world? Accepting you just what you are? Padahal hidup ini menuntut kesempurnaan. Perfection always WIN in any matters in this world! Lihat aja sekarang, sudah banyak teknologi yang membantu manusia menyempurnakan dirinya, misalnya operasi plastik, implan, dan lain-lain. Banyak cara untuk menyempurnakan pekerjaannya, baik secara jujur maupun curang. Orang yang lebih sempurna, selalu lebih diterima daripada yang berkekurangan. Itulah awal dari keberadaan sebuah penilaian. Yang bernilai lebih baik akan menjadi pemenang. See?
Society insist perfection. Anda yang tidak sempurna, akan mengalami seleksi alam. Untuk dapat diterima, mungkin Anda hanya bisa terkungkung di lingkungan tertentu, yang mungkin sama kekurangan denganmu. Atau ada cara lain, menjadikan di…

Few Things Captured in My Room

Taken by: My Sisters
These photos are taken when I wasn't there, then I found out that things they're taken are soooo random.
Here they are.. :D










Sorry for the inconvenience..
cc: elfirdha.tumblr.com

Renungan Dalam Lagu [My Chemical Romance - I Don't Love You]

Gak usah banyak prolog deh ya, langsung saya tulis liriknya..

Well, when you go Don't ever think I'll make you try to stay And maybe when you get back I'll be off to find another way
And after all this time that you still owe You're still a good-for-nothing I don't know So take your gloves and get out Better get out while you can
When you go would you even turn to say "I don't love you like I did yesterday" ?
Sometimes I cry so hard from pleading So sick and tired of all the needless beating But baby when they knock you down and out It's where you oughta stay
Well after all the blood that you still owe Another dollar's just another blow So fix your eyes and get up Better get up while you can
When you go would you even turn to say "I don't love you like I did yesterday" ?
Well, come on, come on! When you go would you have the guts to say "I don't love you like I loved you yesterday" ?

The point is in these sentence "when you go, don&#…

Sabar dan Jalani Saja..

Inget dulu sama temen-temen kkn selaluuu aja motto ini disebut. Setiap ada sesuatu yang salah, selalu jawabannya 'sabar dan jalani saja'. Kata-kata yang tampaknya mudah dan sederhana ketika diucapkan, tapi suliiiit sekali untuk diamalkan..

Pada hakikatnya, menurut saya, sabar dan jalani saja bisa membuat kita tenang dan santai menjalani hidup. Pokok udah usaha kan, ntar diliat aja, apapun hasilnya sabar dan jalani saja sebaik mungkin. Tapi ternyata, kalo saya, tetap saja kok ga bisa setenang itu ya? Seriiing perasaan ga karuan, ga tenang, entah badmood ato uring-uringan, pokoknya saya merasa perasaan saya selalu di titik ekstrim. Pengennya sih santai, biasa aja sama semuanya, karena apapun itu ketika ada embel-embel 'sangat', pada akhirnya akan menyakiti diri sendiri. Tapi kok ngatur hati sendiri untuk tetap di level 'biasa aja' itu kok sulit? Apa saya kurang sabar? Apa saya kurang bisa 'jalani saja'?

Mungkin iya, mungkin saya kurang bisa bersabar. Jadi…

Sejatinya Sibuk itu Memang 'Menyenangkan'

Ini saya lagi di kereta dan lagi nyoba posting blog pake hp..jadi yang akan saya tulis sepertinya tidak akan banyak-banyak..

Pikir-pikir topik apa yang ingin saya tulis,kemudian saya teringat pembicaraan dg teman-teman saya beberapa hari yang lalu dan dengan seseorang semalam. Yaitu tentang perasaan negatif yang muncul ketika kita menganggur.

Ternyata bukan saya seorang yang merasa uring"an ga jelas, bete, badmood, khawatir, pokoknya ga enaaaak banget perasaan ini. Itu terjadi setiap saya menganggur, ga ada kerjaan apa-apa. Tapi begitu diri saya disibukkan oleh sesuatu, atau paling tidak melakukan sesuatu, baik bermanfaat ataupun tidak, 'aura' negatif itu berkurang, dan semakin lama kegiatan itu dilakukan, akan semakin nyaman pula perasaan saya.

Ternyata teman-teman saya yang lain waktu itu mengutarakan hal yang sama pula. Jadi, saya menyimpulkan, pada hakikatnya manusia lebih menikmati dirinya saat mereka memiliki suatu kesibukan. Walaupun ketika kita sibuk kita mengeluh…

Renungan Dalam Lagu [Paramore - Misguided Ghosts]

Sepertinya lagi suka nulis-nulis lirik lagu ya.. Dua hari berturut-turut saya posting lirik lagu terus. Kelihatan lagi ga ada bahan tulisan ya?? Hehehe...

Jadi inget zaman SD-SMP dulu, suka nulis lirik lagu di buku, sampe berhalaman-halaman isinya lirik-lirik lagu. Kurang kerjaan banget deh emang, tapi memang saya suka dengerin lagu dari zaman dulu sih.. Iseng-iseng yang kurang bermanfaat sepertinya..

Nah, kali ini saya ingin menulis tentang lagunya Paramore yang judulnya Misguided Ghosts. Artinya.. arwah penasaran?? Baca dulu liriknya dan dengarkan lagunya dulu aja, deh.. Cekidooot :D


Misguided Ghosts
1, 2, 3, 4

I am going away for a while But I'll be back don't try and follow me Cause I'll return as soon as possible See I'm tryin' to find my place But it might not be here where I feel safe We all learn to make mistakes,


And run from them From them With no direction We'll run from them From them With no conviction


Cause I'm just one of those ghosts Traveling …

Renungan Dalam Lagu (QUEEN - Bohemian Rhapsody)

Sejak beberapa waktu yang lalu, saya suka sekali dengan lagu ini. Saya suka musiknya aja sih, sedangkan untuk makna lagunya sendiri saya tidak paham. Walaupun saya dengarkan berulang-ulang, tetap maksud dari lagu ini tidak saya tangkap. Omong-omong, tahu lagunya gimana gak nih?? Ini liriknya..



Is this the real life?
Is this just fantasy? Caught in a landslide, No escape from reality Open your eyes,  Look up to the skies and see, I'm just a poor boy, I need no sympathy, Because I'm easy come, easy go,  Little high, little low, Any way the wind blows doesn't really matter to  me, to me


Mama,  I just killed a man, Put a gun against his head, pulled my trigger  now he's dead Mama... life had just begun, But now I've gone and thrown it all away Mamaaaaa oooh,  Didn't mean to make you cry, If I'm not back again this time tomorrow, Carry on, carry on as if nothing really matters


Too late, my time has come, Sends shivers down my spine, body's aching all  the time G…

Alam Otak adalah Alam Persepsi

Saya baru saja memulai membaca sebuah buku yang sedikit 'berat', baru beberapa halaman pertama dan menemukan satu bab-nya yang berjudul demikian, "Alam Otak adalah Alam Persepsi". Di situ tertulis, seluruh peristiwa yang terjadi di sekitar kita, ketika tertangkap oleh otak, maka semuanya diubah menjadi persepsi. Bila diumpamakan, otak kita adalah layar monitor yang menerima informasi yang tertangkap oleh kamera. Pada manusia, kamera yang dimaksud adalah mata, telinga, penciuman, pengecap, dan perasa yang merupakan panca indera kita.
Mata mengubah cahaya yang masuk ke retina menjadi sinyal listrik yang diteruskan ke pusat penglihatan di otak. Telinga mengubah getaran suara yang masuk ke gendang telinga menjadi sinyal listrik yang diteruskan ke pusat pendengaran di otak. Demikian pula yang terjadi di indera penciuman, pengecap dan peraba.
Maka, ketika 'kamera' tersebut rusak, lantas 'image' yang ditangkap oleh monitor, alias otak, juga akan berkualitas…

Tanda :) (senyum) di SMS/BBM/sejenisnya

Entah ini hanya saya saja yang merasakan atau Anda juga merasakan, gambar :) ketika membalas sms/bbm/sejenisnya sedikit berpengaruh pada mood. Saya merasakan hal ini ketika saya membalas sms kepada seseorang yang membuat saya sebaaaaaal sekali. Rasanya muangkel sampe ubun-ubun dan begitu banyak kata-kata kasar yang ingin saya balaskan untuk sms-nya. Tapi saya tahan semua dan tetap membalas sms-nya sehalus mungkin dan mengakhirinya dengan :) (walaupun sebenernya pengen marah-marah).
Dan ga tahu bagaimana bisa, emosi saya kembali menurun, walaupun ga sepenuhnya hilang rasa sebal itu. Tapi paling ga poin penting yang membuat saya sebal sudah saya sampaikan dan saya masih bisa 'tersenyum' padanya. Tinggal berharap si penerima sms cukup mengerti maksud saya dan bisa berpikir ulang mana yang prioritas dan mana yang bisa dipending.
Hmm, itulah keajaiban smiley di segala macam yang berbau elektronik saat ini. Anda bisa tersenyum walaupun sebenarnya marah, bisa tertawa terbahak-bahak …